Mediaistana.com || Kota Depok, Jabar
Momen haru sekaligus penuh keprihatinan terjadi di RW 006 Kampung Benda, Cipayung, Kota Depok. Ketua lingkungan di wilayah tersebut memutuskan melepaskan jabatannya sebagai bentuk kekecewaan atas ketidakadilan yang dirasakan warga terkait persoalan dampak lingkungan yang hingga kini belum terselesaikan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan penyampaian aspirasi masyarakat terhadap persoalan banjir serta penumpukan sampah yang dinilai semakin meresahkan warga sekitar.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan bahwa kondisi lingkungan di Kampung Benda terus memburuk dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Selain banjir yang kerap terjadi, tumpukan sampah juga disebut memicu berbagai persoalan lain, mulai dari pencemaran lingkungan hingga terganggunya aktivitas warga.
Tidak hanya itu, masyarakat juga menyoroti ancaman kerusakan lingkungan yang semakin meluas, termasuk potensi longsor di sejumlah titik yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Menurut warga, kondisi tersebut turut memunculkan dampak sosial dan ekonomi. Aktivitas masyarakat terganggu, kenyamanan lingkungan menurun, hingga muncul kekhawatiran terhadap kesehatan warga akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat.
Pelepasan jabatan oleh Ketua Lingkungan RW 006 disebut menjadi simbol kekecewaan masyarakat yang merasa aspirasi mereka selama ini belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
“Ini bentuk kepedulian dan keberpihakan kepada warga. Kami hanya ingin lingkungan yang aman, bersih, dan layak untuk ditempati,” ujar salah seorang warga di lokasi aksi.
Melalui aksi tersebut, warga berharap pemerintah dan para pemangku kebijakan di Kota Depok segera turun tangan untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang terjadi di Kampung Benda.
Masyarakat meminta adanya solusi nyata dan berkelanjutan guna mengatasi persoalan banjir, penumpukan sampah, serta kerusakan lingkungan demi kepentingan bersama dan keselamatan warga di masa mendatang.