MEDIAISTANA.COM – Kabupaten Bekasi Jawa Barat – Senin 27 Februari Februari 2026 – Beredarnya video dugaan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan pasar tumpah wilayah Cikarang, tepatnya di Cikarang Utara, memicu perhatian luas masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak dugaan adanya pungutan terhadap pedagang cabai dan pisang yang beraktivitas di lokasi tersebut. Narasi yang menyertai video menyebut adanya praktik pungli dalam penempatan lapak pedagang di area pasar tumpah.
Menanggapi hal itu, pihak yang dikaitkan dalam video memberikan klarifikasi resmi dan membantah keras tudingan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak pernah ada permintaan uang atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada para pedagang.
“Video yang beredar bukan terkait pungutan liar. Saat itu kami hanya mempertanyakan penempatan lapak pedagang cabai dan pisang yang sebelumnya sudah lebih dahulu menempati lokasi tersebut. Tidak ada permintaan uang ataupun pungutan dalam bentuk apa pun,” demikian pernyataan klarifikasi yang disampaikan.
Menurut penjelasan pihak terkait, peristiwa dalam video tersebut merupakan bentuk komunikasi di lapangan mengenai penataan lapak, bukan praktik pungli sebagaimana yang dituduhkan. Mereka menyayangkan adanya potongan video yang dinilai tidak utuh sehingga memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Meski demikian, mereka menegaskan komitmen untuk mendukung upaya pemberantasan pungutan liar dan praktik penyalahgunaan wewenang dalam bentuk apa pun.
Pihak terkait juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk bertindak tegas apabila ditemukan oknum yang memperjualbelikan lapak atau lahan secara ilegal di kawasan pasar. Langkah hukum dinilai perlu dilakukan demi menjaga ketertiban dan keadilan bagi para pedagang kecil.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk menindak keras apabila ada oknum yang memperjualbelikan lapak atau lahan. Jika terbukti ada praktik pungli, harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polemik ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi di media sosial. Verifikasi dan klarifikasi dari pihak terkait menjadi bagian penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang berpotensi merugikan berbagai pihak.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di area pasar tumpah Cikarang Utara dilaporkan tetap kondusif dan aktivitas perdagangan berjalan sebagaimana mestinya.