PURWOREJO || Mediaistana.com – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 0708 Purworejo di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap pembuatan tapak pondasi untuk tiang penyangga tali seling jembatan, Rabu (4/2/2026).
Di lokasi kegiatan, tampak anggota Kodim 0708 Purworejo bersama warga setempat bergotong royong menyiapkan proses pengecoran tapak pondasi. Selain itu, pengerjaan juga difokuskan pada perakitan dan penataan besi rangka sebagai struktur penguat pondasi agar konstruksi jembatan kokoh dan tahan lama.
Danramil 01 Purworejo Kapten Inf Noor Cholik menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat yang bertujuan membantu meningkatkan infrastruktur di wilayah pedesaan. Untuk wilayah Kodim 0708 Purworejo, pembangunan jembatan ini diprioritaskan bagi masyarakat Desa Plipir karena kebutuhan akses penyeberangan yang sangat mendesak.

“Jembatan sebelumnya terbuat dari bambu dan kondisinya sudah rusak sehingga membahayakan warga yang melintas. Tiangnya sudah beberapa kali diganti, sementara tapak jembatannya banyak yang kropos dan tidak layak digunakan,” ungkap Kapten Inf Noor Cholik.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas perekonomian warga di dua desa, yakni Desa Plipir dan Desa Pacekelan. Selain itu, jembatan tersebut juga akan mempermudah akses pendidikan bagi pelajar serta menunjang kegiatan pertanian warga setempat.

Jembatan Gantung Garuda ini dirancang dengan panjang 30 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 3,5 meter. Dengan spesifikasi tersebut, diharapkan jembatan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas serta menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. [Joko]