Mediaistana.com||SIDOARJO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui kegiatan penggeledahan kamar hunian warga binaan yang dipimpin oleh Nurfai. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan lapas.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan. Selain itu, pemeriksaan badan juga dilakukan secara teliti kepada seluruh warga binaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Penggeledahan berlangsung secara humanis dan profesional dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Meski demikian, petugas tetap tegas dalam menegakkan aturan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Pemeriksaan menyasar seluruh sudut kamar hunian, termasuk barang-barang pribadi warga binaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terdapat benda-benda terlarang seperti narkotika, senjata tajam, telepon genggam, maupun barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Nurfai menegaskan bahwa kegiatan penggeledahan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Dengan penggeledahan yang dilakukan secara berkala dan menyeluruh, kami ingin memastikan kondisi lapas tetap aman serta mendukung terlaksananya program pembinaan secara optimal. Keamanan merupakan fondasi utama dalam keberhasilan pembinaan warga binaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Sidoarjo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Upaya ini juga menjadi bagian dari implementasi program Zero Halinar, yaitu mewujudkan lingkungan lapas yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.
Dengan pengawasan yang konsisten dan penggeledahan rutin, Lapas Kelas IIA Sidoarjo berharap dapat menciptakan suasana pembinaan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembentukan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.(red)