Jakarta, Mediaistana.com — Atmosfer panas dipastikan menyelimuti laga klasik antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB. Mengantisipasi membludaknya suporter dan potensi kerawanan, Polda Metro Jaya mengerahkan total 2.730 personel gabungan demi memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Ribuan personel tersebut terdiri dari 2.444 anggota Polri, 150 personel TNI, serta 136 aparat dari pemerintah daerah,Dari jajaran kepolisian, sebanyak 2.301 personel berasal dari Polda Metro Jaya, sementara 143 lainnya merupakan dukungan dari Polres wilayah.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan berlapis,Personel disebar di berbagai titik strategis, mulai dari area dalam stadion, pintu masuk penonton, tribun, jalur VIP, hingga kawasan sekitar GBK. Tak hanya itu, titik kedatangan dan kepulangan pemain serta official juga berada dalam pengawasan ketat aparat.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam stadion, tetapi juga menjangkau area eksternal, termasuk hotel tempat tim dan official menginap.

“Pengamanan kami lakukan secara komprehensif, baik di dalam maupun di luar stadion,Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Berbagai potensi gangguan pun telah diantisipasi sejak dini, Mulai dari suporter tanpa tiket, peredaran tiket palsu, kepadatan di pintu masuk, hingga upaya penyelundupan barang terlarang menjadi perhatian serius aparat, Langkah-langkah preventif juga disiapkan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan GBK akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan, khususnya saat arus masuk dan keluar penonton memuncak, Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di area tersebut diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengajak seluruh suporter untuk menjaga sportivitas dan ketertiban selama laga berlangsung.
“Dukungan boleh total, tapi tetap harus tertib, Mari kita ciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan penuh semangat kebersamaan,” pungkasnya.
Duel sarat gengsi ini diprediksi akan menyedot perhatian besar publik sepak bola nasional, sekaligus menjadi ujian kesiapan aparat dalam menjaga keamanan di tengah euforia suporter yang memadati stadion kebanggaan Indonesia.