Editorial Redaksi
Kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Mr. Olivier Zehnder, ke Ambon, Maluku, Kamis, (15/1/2026), menjadi momen penting bagi provinsi ini. Sebagai wilayah timur paling jauh di Indonesia, Maluku terpilih sebagai destinasi pertama kunjungan resmi beliau, menunjukkan bahwa daerah ini kini menjadi perhatian strategis bagi investor dan mitra internasional.
Kehadiran Duta Besar beserta timnya tidak sekadar bersifat kunjungan kehormatan. Mereka meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) di Ambon, salah satu pusat pendidikan vokasi yang menjadi andalan pemerintah provinsi dalam menyiapkan tenaga kerja terampil. BLK Ambon kini memfokuskan pelatihan pada bidang energi baru dan terbarukan, termasuk pemasangan, pengoperasian, dan perawatan solar panel serta menara energi. Antusiasme para peserta pelatihan yang tinggi menunjukkan keberhasilan program ini dalam mencetak generasi muda siap kerja, sebuah pencapaian yang tak lepas dari arahan dan dukungan Gubernur Maluku.
“BLK Ambon cukup bagus dan antusiasme anak-anak muda sangat positif,” ungkap rombongan Swiss. Pernyataan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepemimpinan Gubernur Maluku berhasil menghadirkan fasilitas pendidikan vokasi yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tapi juga menarik perhatian mitra internasional.
Lebih jauh, kerja sama dengan Swiss tidak berhenti pada pendidikan vokasi. Pemerintah Swiss, melalui sebuah LSM, tengah menyiapkan bantuan kapal pembersih sampah untuk Maluku. Proses administrasi tengah diselesaikan di Kementerian Perikanan dan Kelautan, menegaskan komitmen kuat Gubernur dalam menjaga kelestarian laut sekaligus membuka peluang kerja sama internasional.
Selain itu, kunjungan ini juga membuka kesempatan investasi. Swiss dikenal sebagai negara produsen cokelat dan kopi berkualitas tinggi. Pemerintah provinsi, di bawah kepemimpinan Gubernur, tengah mendorong kemungkinan investasi Swiss di sektor perkebunan cokelat dan kopi di Maluku, membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Kunjungan Duta Besar Swiss ini menunjukkan bahwa Maluku, di bawah pimpinan Gubernur, mampu menarik perhatian dunia, bukan hanya sebagai daerah wisata atau sumber daya alam, tetapi juga sebagai pusat pendidikan vokasi, inovasi energi, dan peluang investasi internasional. Kepemimpinan yang visioner ini menegaskan posisi Maluku sebagai provinsi yang siap bersaing dan berkembang di kancah global.(Tim)