Ratusan warga melakukan demonstrasi d kantor BPN pertanahan dan kantor Bupati konawe selatan, Senin/22/12/2025, mereka berharap, agar tanah mereka, dapat kembali yang telah d ploting PT CAM.
Kepala BPN Konawe selatan menyampaikan, saat mediasi dengan para pamilik lahan, tanah yang d ploting PT. CAM.seluas kurang lebih 80 hektar yang d masukan untuk HGU, sampai saat ini masih bersengketa ujarnya.
Dari enam desa yang melakukan demontrasi, yaitu desa labokeo, desa torobulu, desa pu’uwulo, desa mondoe, desa wawowonua, dan desa parasi dari dua kecamatan, yaitu kecamatan laeyea dan kecamatan palangga selatan.
Seiring — iringan Para demontrasi menuju kantor bupati walaupun hujan deras, untuk melakukan mediasi, namun Bapak Bupati tidak berada d tempat, sehingga massa tetap memaksa untuk bertemu bapak bupati, namun yang berada d kantor bupati, sekda serta stap yang lain, setelah mereka melakukan mediasi mereka sepakat akan ad pertemuan lagi
bersama pak bupati setelah tahun baru.
Masyarakat menilai Dengan kehadiran PT. CAM d desa mereka, sangat membawa dampak negatif, tanah mereka d serobot, ternak mereka d racuni dan d jerat lalu masyarakat d denda, kalau ternak mereka ingin kembali, harus membayr denda, sementara PT CAM. tidak memiliki pagar.
Masyarakat sangat berharap, kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak presiden, kementrian terkait agar IUP PT. CAM segera d cabut, agar tidak menimbulkan polemik yang berkepanjang.