JEMBER – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Nurul Ulum, Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar pesantren, keluarga dan masyarakat.
Bunda Bali bersama suaminya, Biis, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Keduanya menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.
«“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Nurul Ulum berjalan lancar,” ujar Bunda Bali.»
Menurut Bunda Bali, kegiatan tersebut memiliki arti tersendiri bagi keluarganya. Sebab, keluarganya memiliki hubungan kekeluargaan dengan keluarga besar Kiai Juari selaku pengasuh Pesantren Nurul Ulum, bersama Umi Bedik dan Kacong Lura Tantoi.
“Kami memang keluarga besar dari Kiai Juari dan keluarga besar Pesantren Nurul Ulum. Jadi kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari silaturahmi dan kebersamaan keluarga,” ungkapnya.
Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga hubungan baik antar keluarga serta masyarakat.
Bunda Bali berharap kegiatan Maulid Nabi dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Semoga kebersamaan dan silaturahmi seperti ini terus terjaga. Mudah-mudahan kita semua mendapat keberkahan dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.