Garut, Mediaistana.com – Pemerintah Desa Sukaratu bangun infrastruktur pendukung sarana dan prasarana usaha tani, bertempat di RW. 06 Kampung Cibereum dan RW. 11 Kampung Dungushoe, Desa Sukaratu Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut. Jum’at (14/11/2025).

“Sarana prasarana pendukung usah tani tersebut antara lain; pembangunan jalan usaha tani, perbaikan pengairan dan pembangunan tembok penahan tanah,” ujar Kepala Desa Sukaratu H. Ali Said Abdul Azis, S.Pd.i.

Lanjut H. Ali Said Abdul Azis menjelaskan, pembangunan tersebut bersumber dari Dana Desa Pemerintah Pusat tahap dua, dengan menyerap anggaran sebesar Rp.124.273.000 yang telah dikerjakan sejak bulan Oktober hingga November 2025.
“Dengan telah selesainya pembangunan infrastruktur tersebut, diharapkan para petani agar merawatnya, karena jalan tersebut selain penunjang akses pertanian, pendidikan, kesehatan serta penghubung antara RW,” tandasnya.

Menurutnya, satu program perbaikan jalan Desa dengan Hotmix belum dilaksanakan. Pemerintah Desa terkendala dengan mobilisasi kendaraan pengangkut bahan matrial pembangunan irigasi Leuwigoong, ucap Kepala Desa kepada wartawan.

“Dampak dari pembangunan irigasi Leuwigoong tersebut, adanya penundaan pembangunan hotmik jalan Desa terhambat, bahakan jalan Desa, dan tembok penahan tanah pun rusak,” tuturnya.
Adapun langkah Pemerintah Desa, sejauh ini kami telah berkomunikasi dengan pihak perusahaan untuk menagih janji bahwa perbaikan jalan, dan gorong yang rusak akan diperbaiki, tetapi sampai saat ini belum adanya realisasi.
Dengan adanya pembangunan proyek irigasi Leuwigoong. Harapan kami, pihak perusahaan dapat memenuhi janji untuk memperbaikinya.

Selain itu diharapkan Pemerintah Daerah melakukan pengawasan yang lebih, kepada pihak perusahaan. Mengingat Desa kami sangat terdampak yang sangat nyata kali ini, Pungkasnya.
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par.)