Medisistana.com || Kota Bogor, Jabar
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai menerapkan langkah tegas dalam upaya efisiensi energi dengan memangkas anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas hingga 50 persen.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat ditemui di Plaza Balai Kota Bogor.
Dedie menegaskan, penghematan tidak hanya difokuskan pada penggunaan BBM, tetapi juga mencakup pemakaian listrik dan air di seluruh kantor pemerintahan. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam penggunaan energi.
“Untuk kendaraan dinas, kami sudah berkoordinasi dengan BKAD untuk memangkas alokasi anggaran bensin dan solar hingga 50 persen bagi seluruh kepala dinas,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, ASN di lingkungan Pemkot Bogor didorong untuk mulai beralih ke alternatif transportasi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Di antaranya penggunaan kendaraan listrik, sepeda motor, hingga memanfaatkan transportasi umum.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mampu menekan pengeluaran daerah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung pengurangan emisi serta mendorong penggunaan energi yang lebih efisien di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup hemat energi di kehidupan sehari-hari.