30.6 C
Jakarta
BerandaPEMERINTAHANPemkot Bogor Pangkas Anggaran BBM Kendaraan Dinas hingga 50 Persen, Dorong Efisiensi...

Pemkot Bogor Pangkas Anggaran BBM Kendaraan Dinas hingga 50 Persen, Dorong Efisiensi Energi

Medisistana.com || Kota Bogor, Jabar 

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai menerapkan langkah tegas dalam upaya efisiensi energi dengan memangkas anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas hingga 50 persen.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat ditemui di Plaza Balai Kota Bogor.

Dedie menegaskan, penghematan tidak hanya difokuskan pada penggunaan BBM, tetapi juga mencakup pemakaian listrik dan air di seluruh kantor pemerintahan. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam penggunaan energi.

“Untuk kendaraan dinas, kami sudah berkoordinasi dengan BKAD untuk memangkas alokasi anggaran bensin dan solar hingga 50 persen bagi seluruh kepala dinas,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, ASN di lingkungan Pemkot Bogor didorong untuk mulai beralih ke alternatif transportasi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Di antaranya penggunaan kendaraan listrik, sepeda motor, hingga memanfaatkan transportasi umum.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mampu menekan pengeluaran daerah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung pengurangan emisi serta mendorong penggunaan energi yang lebih efisien di lingkungan pemerintahan.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup hemat energi di kehidupan sehari-hari.

HERI
HERI
“Mengabarkan kebenaran, menggerakkan perubahan.”
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!