Pemerintah Kabupaten Buru melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan dua agenda penting pada hari ini, yakni Penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024 sebanyak 21 orang, serta Pembukaan Kegiatan Profiling ASN Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kegiatan berlangsung di aula kantor bupati, Senin, (1/12/2025), yang dihadiri oleh bupati Ikram Umasugi, SE, dan unsur Forkopimda, serta pimpinan OPD.
Sebanyak 21 pegawai dinyatakan lulus seleksi dan menerima SK pengangkatan PPPK Formasi Tahun 2024 setelah melalui proses seleksi ketat, objektif, dan transparan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Mereka terdiri dari:
-8 orang tenaga guru
-11 orang tenaga kesehatan
-2 orang tenaga teknis
Dengan penyerahan SK ini, para PPPK resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buru. Pemerintah daerah berharap seluruh PPPK dapat segera beradaptasi, bekerja profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pembukaan Profiling ASN Tahun 2025
Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula pembukaan Kegiatan Profiling ASN Tahun 2025 yang bertujuan memetakan potensi dan kompetensi ASN secara komprehensif untuk mendukung penerapan Manajemen Talenta ASN.
Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan:
Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan penerapan manajemen talenta ASN.
Surat Sekretaris Utama BKN Nomor 14594/B-NK.02.01/SD/A/2025 tanggal 10 Oktober 2025 tentang Program Percepatan Penyediaan Data Potensi dan Kompetensi ASN melalui Profiling ASN (ProASN).
Sebanyak 253 peserta mengikuti kegiatan ini, meliputi:
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II)
Pejabat Administrator (Eselon III)
Pejabat Pengawas (Eselon IV)
Pejabat Fungsional
Profiling berlangsung selama tiga hari, mulai 2–4 Desember 2025, bertempat di SMP Negeri 9 Buru, menggunakan metode CAT BKN dengan standar nasional yang akurat dan objektif.
Pelaksanaan tes dibagi dalam 5 sesi, dengan kapasitas 50–51 peserta per sesi dan durasi hingga 4 jam per sesi.
Tujuan Profiling ASN
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan data objektif untuk:
1. Memetakan potensi dan kompetensi pegawai.
2. Menyusun database talenta ASN yang akurat.
3. Menjadi dasar pelaksanaan manajemen talenta di Kabupaten Buru.
4. Mendukung penempatan pegawai sesuai kompetensi.
5. Meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan berbasis data.
Hasil akhir profiling akan menjadi rujukan pemerintah daerah dalam proses rotasi, mutasi, promosi, serta pengembangan karir ASN.
Pendanaan dan Apresiasi
Kegiatan ini terlaksana melalui sharing cost APBD Kabupaten Buru dan APBN BKN.
Kepala BKPSDM Kabupaten Buru menyampaikan apresiasi kepada Bupati Buru atas dukungan penuh yang diberikan, serta kepada BKN Kanreg IV Makassar dan seluruh pihak yang terlibat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Buru, Drs. Istianto Setyahadi, A.P, M.AP, berharap kedua kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas aparatur dan pelayanan publik di Kabupaten Buru.Buatkan lebih singkat padat dan jelas. ( A.S)