32.5 C
Jakarta
BerandaInfoPolitisi Gerindra Minta Kapolda Maluku Serius Tindak Vidio TikTok yang Dinilai Picu...

Politisi Gerindra Minta Kapolda Maluku Serius Tindak Vidio TikTok yang Dinilai Picu Perpecahan

Politisi Partai Gerindra sekaligus anggota DPRD Buru, Rustam Fadly Tukuboya, SH, mendesak Kepolisian Daerah Maluku agar serius menindaklanjuti laporan masyarakat terkait beredarnya video di TikTok yang menyinggung aktivitas Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Menurut Tukuboya, narasi dalam video tersebut dinilai berbahaya karena membandingkan intensitas kegiatan gubernur di kelompok Islam dan Kristen. Konten itu, kata dia, berpotensi memicu kesalahpahaman serta memperkeruh hubungan antarumat beragama di Maluku.

“Konten seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Narasi yang membandingkan kegiatan di kelompok agama tertentu sangat sensitif dan berpotensi memecah belah masyarakat,” ujar Tukuboya dalam keterangannya, Kamis, (12/3/2026).

Ia menegaskan bahwa sejumlah laporan masyarakat termasuk video tersebut telah masuk ke Polda Maluku. Bahkan, menurutnya, laporan terbaru muncul setelah adanya pernyataan seorang pengguna TikTok yang kembali menyinggung isu serupa.

Tukuboya meminta Polda Maluku segera melakukan penyelidikan secara serius dan transparan agar polemik yang berkembang di ruang digital tidak merembet menjadi konflik sosial di tengah masyarakat.

Kata Tukuboya, jika ditemukan ada unsur pelanggaran pidana atau UU ITE maka wajib kasus ini ditingkatkan ke penyidikan hingga ada penetapan tersangka.

“Maluku memiliki sejarah panjang menjaga kerukunan antarumat beragama. Karena itu, setiap narasi yang berpotensi memecah belah harus ditangani secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum tentu benar.

“Jangan sampai media sosial dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan narasi yang dapat merusak persaudaraan di Maluku,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa Polda Maluku harus bertindak tegas agar pembuat video tidak seenaknya membuat pernyataan di media sosial yang menjurus pada perpecahan di tengah masyarakat.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!