26.1 C
Jakarta
BerandaInfoPolres Bandara Soetta Bantu Seorang Korban Penipuan Tiket Pesawat Via Online

Polres Bandara Soetta Bantu Seorang Korban Penipuan Tiket Pesawat Via Online

mediaistana.com

Tangerang – Polsubsektor Terminal 2 Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membantu seorang pria yang diduga menjadi korban penipuan pembelian tiket pesawat via online.

Kapolsubsektor Terminal 2 Bandara Soetta Ipda Septian Wahyudi mengatakan, pria yang diduga menjadi korban penipuan pembelian tiket itu bernama Kurniadi asal Jakarta.

Menurut alumnus SIP 53/1 2024 tersebut, kejadian itu terungkap pada Senin (26/1) ketika korban Kurniadi mendatangi Polsubsektor Terminal 2 Bandara Soetta untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.

“Korban mengaku kehabisan ongkos dan diduga menjadi korban penipuan pembelian tiket pesawat tujuan Jakarta – Batam oleh rekan-nya berinisial AG,” kata Septian di Tangerang, Banten, Selasa (27/1) pagi.

Berbekal laporan korban, lanjut Septian, pihaknya langsung mengecek kode booking tiket milik Kurniadi ke customer service maskapai dan dinyatakan tidak terdaftar atau tidak ada.

“Kemudian saudara Kurniadi menghubungi keluarganya di kampung namun tidak mampu membelikan tiket baru. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 700 ribu,” kata Septian.

Setelah mendapatkan aduan dan memastikan bahwa Kurniadi telah menjadi korban penipuan, Septian pun membantu dengan membelikan tiket pesawat tujuan Batam.

“Atas dasar kemanusiaan seluruh personel Polsubsektor Terminal 2 Bandara Soetta berinisiatif membantu kesulitan saudara Kurniadi dengan membelikan tiket pesawat dengan cara patungan uang,” katanya.

Septian menegaskan, aksi kemanusiaan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan tersebut merupakan implementasi dari arahan Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana.

“Arahan Bapak Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta kepada seluruh personel yakni melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat dengan sepenuh hati tanpa pamrih,” kata Septian.

Atas peristiwa yang menimpa korban Kurniadi tersebut, Septian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berhati-hati ketika memesan tiket pesawat via online.

Selain itu, dirinya juga berpesan bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melapor ke petugas kepolisian terdekat, atau menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soetta.

“Kami pasti akan membantu agar perjalanan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman. Kamtibmas kondusif adalah prioritas,” kata Septian seraya menjelaskan arus penumpang pesawat ramai lancar.

Sementara, Kurniadi mengapresiasi respons cepat Polsubsektor Terminal 2 Polresta Bandara Soetta dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.

“Terima kasih kepada bapak Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta dan jajaran Polsubsektor Terminal 2 yang sudah membantu saya membelikan tiket untuk pulang ke kampung halaman,” katanya.

“Saya sangat terbantu dan puas dengan pelayanan bapak-bapak Polisi di Bandara Soekarno-Hatta. Sekali lagi saya mengucapkan ribuan terima kasih,” tandasnya. ( Humas )

( To/Fq )

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!