26 C
Jakarta
BerandaBertaPOSPERA angkat DR.Maxi sebagai simbol perlawanan Birokrat Berintegritas

POSPERA angkat DR.Maxi sebagai simbol perlawanan Birokrat Berintegritas

Subang Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat ( DPC POSPERA ) Kabupaten Subang Resmi menyatakan dukungan penuh dan sikap solidariatas kepada Dr. Maxi, mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang

Atas keberaniannya melawan tekanan politik dan membongkar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan birokrasi, Kami mendaulat Dr. Maxi sebagai ” Sahabat Perjuangan POSPERA Kabupaten Subang Minggu ( 09/11/2025 )

“Pernyataan ini didasarkan pada pengungkapan Dr. Maxi (sebagaimana dirangkum dari media) mengenai penolakannya atas perintah pemindahan bidan desa yang tidak manusiawi, dugaan pungli “uang ketok palu” di DPRD, hingga dugaan setoran tunai kepada petinggi daerah.

Ahmad Baedhowie, Ketua DPC POSPERA Kabupaten Subang, menegaskan bahwa apa yang dilakukan Dr. Maxi adalah bentuk perjuangan yang sejalan dengan nafas organisasi. Kami melihat sosok Dr. Maxi sebagai birokrat berintegritas, loyalitas dan propesional. Beliau telah menunjukkan keberanian moral yang luar biasa.

Penolakannya untuk menzalimi seorang bidan desa yang sedang sakit, meski di bawah tekanan politik yang keji, adalah bentuk perlawanan terhadap kezaliman. “Itu adalah nafas perjuangan POSPERA,” ujar Ahmad Baedhowie.

Baedhowie menambahkan bahwa keberanian Dr. Maxi mengungkap dugaan praktik korupsi, pungli, dan setoran adalah langkah penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih di Subang. “Ini menegaskan prinsip kami: Musuh kita bukan suku dan agama yang berbeda, tapi kekuasaan yang menindas ,”ucapnya

Sementara itu, Kepala Kesekretariatan POSPERA Kabupaten Subang, Gilang Karisman, menyatakan bahwa kasus Dr. Maxi harus menjadi momentum untuk perbaikan sistemik di lingkungan pemerintah kabupaten subang.

Kasus Dr. Maxi ini telah membuka kotak pandora dugaan bobroknya sistem birokrasi yang diintervensi oleh kepentingan politik dan transaksional. Integritas seperti yang ditunjukkan Dr. Maxi harus kita dukung dan kawal bersama. “Kami tidak akan tinggal diam melihat ada pejabat jujur yang berjuang sendirian lalu dikorbankan dan difitnah,” tegas Gilang.

Dukungan serupa datang dari Dewan Pembina POSPERA Kabupaten Subang, H. Mundandar. Ia mengapresiasi sikap kesatria Dr. Maxi yang memilih mundur demi menjaga integritas nya.

  1. “Perjuangan Dr. Maxi adalah perjuangan untuk martabat ASN dan pelayanan publik yang bersih. Ini adalah perjuangan kita semua. Kami akan berdiri bersama Dr. Maxi. Keberaniannya adalah inspirasi bagi masyarakat Subang untuk bangkit melawan segala bentuk ketidakadilan dan praktik korupsi,” kata H. Mundandar.

Kami akan terus mengawal kasus ini dan siap memberikan dukungan advokasi bagi Dr. Maxi. Sikap ini dipertegas dengan tagline perjuangan bersama:

” DPC POSPERA Kabupaten Subang Bersama Dr. Maxi”pungkasnya

 

 

Tim

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!