PURWOREJO || Mediaistana.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Pra Musrenbang Tematik Stunting di Ruang Arahiwang Setda Kabupaten Purworejo, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat strategi percepatan penanganan stunting guna mencapai target nasional sebesar 14 persen.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA, Kepala Bapperida Kabupaten Purworejo Hery Raharjo MSi, Kepala Dinsosdaldukkb Andang Nugerahatara Sutrisno SSTP MSi, para kepala OPD terkait, seluruh camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Purworejo.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Dion menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penanganan stunting. Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi program MBG untuk memberikan pelayanan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui), dan balita.
“Pencegahan stunting melalui program MBG ini akan kita dorong agar dapat segera melayani 3B, yaitu Bumil, Busui, dan Balita. Ini bisa menjadi salah satu solusi apabila implementasi dan eksekusinya benar-benar dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.
Dion juga menekankan bahwa penanganan stunting memiliki keterkaitan dengan persoalan lain seperti pernikahan dini dan anak putus sekolah, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan serta kerja sama lintas sektor hingga tingkat pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Dion meminta seluruh pihak yang terlibat untuk terus memperkuat koordinasi, khususnya dengan dinas kesehatan, serta melakukan sinkronisasi data pelayanan 3B secara berkala agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif.
Melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting ini diharapkan sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan semakin kuat dalam menekan angka stunting serta mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Kabupaten Purworejo. (*/Jkj)
Sumber: Prokopim Purworejo