BerandaBeritaProyek Penguatan Tebing Sungai Melawi Disorot, Kualitas dan Pengawasan Dipertanyakan Masyarakat

Proyek Penguatan Tebing Sungai Melawi Disorot, Kualitas dan Pengawasan Dipertanyakan Masyarakat

Media istana.Com
Pontianak,Kalbar. 1Juni 2026 Proyek pembangunan penguatan Tebing Sungai Melawi di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang,prov Kalimantan Barat, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kini menjadi sorotan publik.

Proyek ini Yang Berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum Melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Tersebut Diduga tidak Dikerjakan Tidak maksimal dan Terindikasi memiliki Kualitas Rendah.

Naipnya, proyek dengan Nilai Anggaran Mencapai Rp20.179.800.000 itu baru saja Selesai Dikerjakan dan Bahkan masih Berada Dalam Masa Pemeliharaan. Namun, Kondisi di Lapangan Justru Menunjukkan Sejumlah Kerusakan Yang Cukup Mengkhawatirkan.

Berdasarkan Temuan Awak Media ini, Beberapa Bagian Konstruksi Beton Telah Mengalami Keretakan. Selain itu, Saluran Drainase Terlihat Belum Selesai Dikerjakan, Bahkan Ada Yang Tidak Diplester Dengan Baik.

Kondisi Tersebut Memunculkan Dugaan Kuat Bahwa Pekerjaan Proyek ini Tidak Sesuai Dengan Standar Teknis Yang Seharusnya. Retaknya Struktur Dalam Waktu Singkat Menjadi Indikator lemahnya Kualitas Pengerjaan Maupun Pengawasannya.

Jika Kondisi ini Terus Dibiarkan, Proyek Yang Seharusnya Berfungsi Sebagai Penguat Tebing Sungai Justru Diduga Berpotensi Gagal Fungsi. Bahkan, Risiko Yang Ditimbulkan Tidak Main-main, Mulai Dari Potensi longsor Hingga Kerusakan lingkungan Dan Infrastruktur di Sekitarnya.

Upaya Konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Tomy, Telah dilakukan. Namun,Tidak Ada respons Yang Diberikan. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Selasa(26/5/2026), Yang Bersangkutan tidak memberikan penjelasan Substantif Dan Tidak Merespons.

Sikap Tersebut Memicu Kekecewaan Dan Pertanyaan Publik Terkait Transparansi Serta Akuntabilitas Pengelolaan Proyek Yang Menggunakan uang negara( APBN).

Desakan Pun Mulai Bermunculan Agar Aparat Penegak Hukum Segera Turun Tangan. Lembaga Seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Serta Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Diminta Untuk Melakukan Audit Dan Penyelidikan Secara Menyeluruh.

Apabila Ditemukan Adanya Penyimpangan, Maka Pihak-pihak Yang Terlibat Harus Diproses Sesuai Hukum Yang Berlaku Tanpa Pandang Bulu

Kasus ini Menjadi Peringatan Keras Bahwa Pengawasan Terhadap Proyek Pemerintah Tidak Boleh Dilakukan Secara Setengah Hati. Tanpa Pengawasan Ketat Dan Integritas Pelaksana, Proyek Pembangunan Berpotensi Berubah Menjadi Beban Baru bagi masyarakat, bukan solusi Untuk Mengatasi masalah.

 

(Tim : Redaksi Media istana.Com)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!