Nias Selatan•||mediaistana.com~Proyek siluman Pemasangan bronjong jalan Kecamatan Onolalu menuju desa Hilimondregeraya dikerjakan tanpa memasang plang atau papan proyek,di duga memakai batu asal asalan alias batu kapur ukuran batu mangga.
Proyek ini di Anggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk pemasangan bronjong jalan, akibat longsor yang melandas Sumatera Utara, Aceh dan Sumatra Barat pada Bulan November 2025 yang lalu.
Proyek pemasangan Bronjong Jalan tersebut menuai sorotan dari warga Desa khususnya warga Desa di kecamatan Onolalu dimana pemasangan batu bronjong tersebut tidak memakai batu yang berkualitas seperti batu Kali atau batu gunung pecah, tetapi kontraktor justru memasang batu kapur dengan ukuran batu mangga.
Ada beberapa orang dari warga Desa Hilimondregeraya, salah satunya inisial SD mengatakan kepada mediaistana.com, kami warga kecamatan Onolalu awalnya senang dengan adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang sangat sigap dan cepat bertindak untuk memperbaiki, karena hanya inilah jalan kami satu satunya masyarakat Kecamatan Onolalu untuk ke Kabupaten Nias Selatan.Â
Lanjut, setelah diperbaiki oleh Kontraktor, kami melihat pelaksanaannya begitu sangat mengecewakan sekali,dimana batu yang digunakan sangat tidak masuk akal, masa dipakai batu kapur yang mudah hancur dan ukuran batunya lagi kecil kecil sebesar batu mangga sementara kedalaman Bronjong jalan ini diperkirakan ada sekitar 12 meter, “katanya SD”.
Mediaistana.com saat konfirmasi kepada kontraktor pembangunan Bronjong Jalan tersebut melalui pesan WhatsApp,bahwa penyampaian dari kontraktor yang digunakannya adalah Batu Gunung bukan Batu kapur dan pemasangan Bronjong tersebut hanya penanganan sementara, “tuturnya kontraktor saat dikonfirmasi awak media”.