mediaistana.com
Setu, 21 April 2026 — Warga Kampung Dukuh, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi mengeluhkan kondisi akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang hingga kini belum memadai. Selama puluhan tahun, warga terpaksa menggotong keranda jenazah melewati pematang sawah dengan lebar hanya sekitar 25 sentimeter.
Kondisi tersebut dinilai sangat menyulitkan sekaligus membahayakan, terutama saat musim hujan. Jalan setapak yang sempit dan licin kerap membuat warga khawatir akan risiko tergelincir saat prosesi pemakaman berlangsung.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, keterbatasan akses ini sudah lama menjadi persoalan yang belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Ini menyangkut kemanusiaan. Mengantarkan ke peristirahatan terakhir saja kami harus bersusah payah,” ujarnya, Senin (21/4/2026).
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk membangun akses jalan yang layak menuju TPU di Kampung Dukuh. Mereka menegaskan tidak menuntut pembangunan yang mewah, melainkan jalan yang aman dan dapat dilalui dengan layak oleh pengusung keranda.
Permintaan ini menjadi bentuk harapan masyarakat agar pemerintah hadir memberikan solusi atas persoalan yang telah berlangsung lama, demi menjamin keselamatan serta menjaga martabat dalam prosesi pemakaman.
(fiqi)