PRESS RELEASE
RPM Rantauprapat Ajak 50 Anak Yatim Belanja
LABUHANBATU — Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat (RPM) mengajak 50 anak yatim piatu untuk merasakan kebahagiaan memilih baju Lebaran di Suzuya Mall Rantauprapat. Kegiatan ini menjadi cara sederhana RPM berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul fitri, Kamis(5/3/2026).
Anak-anak terlihat sangat antusias saat memilih baju yang mereka sukai. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar membeli baju baru, tetapi juga pengalaman menyenangkan yang jarang mereka rasakan.
Ketua Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat, Ihsan Ahmad, mengatakan kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan para pengurus RPM yang ingin berbagi kebahagiaan dengan sesama.
“Alhamdulillah kegiatan belanja baju Lebaran bersama 50 anak yatim piatu ini bisa terlaksana dengan baik. Bagi kami di Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat, kebahagiaan Lebaran seharusnya bisa dirasakan oleh semua orang, terutama adik-adik kita yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Semoga langkah kecil ini bisa membuat mereka tersenyum dan merasa bahagia,” ujar Ihsan.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini berasal dari hasil usaha para pengurus RPM sendiri.
Para pengurus mengumpulkan dana dari kegiatan kewirausahaan dengan berjualan berbagai makanan dan minuman. Hasil penjualan tersebut kemudian digunakan untuk membelikan baju Lebaran bagi anak-anak yatim piatu, jelasnya.
Salah satu anak yang ikut dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa bahagianya dan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat.
“Terima kasih kepada kakak-kakak di Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat yang sudah memberi kami kesempatan memilih baju Lebaran di Suzuya Mall. Bagi kami ini bukan hanya baju baru, tapi juga perhatian dan kasih sayang yang membuat kami merasa tidak sendiri,” ucapnya.
Mereka juga berharap Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat terus menjadi tempat lahirnya anak-anak muda yang peduli terhadap sesama dan terus membawa kebaikan bagi banyak orang.
Melalui kegiatan ini, RPM ingin menunjukkan bahwa kebaikan bisa dimulai dari langkah kecil. Ketika anak muda mau bergerak dan peduli, kebahagiaan bisa dirasakan oleh lebih banyak orang.***