Rumah Warga Bertahun-tahun tidak Dihuni, akibat sering longsor Pembelian Lahan oleh PDAM Tirta Pakuan
Bogor – mediaistana.com
Satu unit rumah warga di Kampung Cijeruk RT 003/RW 002, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dilaporkan telah bertahun-tahun tidak dihuni akibat kekhawatiran akan potensi longsor. Kondisi tersebut terjadi setelah adanya pembangunan infrastruktur PDAM Tirta Pakuan di sekitar wilayah tersebut.
Ketua RT dan Ketua RW setempat membenarkan bahwa pemilik rumah memilih mengosongkan bangunannya demi keselamatan keluarga. Kekhawatiran utama warga adalah potensi longsor susulan dari area sekitar tembok penahan tanah, terutama saat intensitas hujan tinggi.
“Rumah itu sudah lama tidak ditempati karena pemiliknya takut terjadi longsor lagi. Apalagi kalau musim hujan seperti sekarang,” ujar Ketua RT setempat.
Warga sekitar juga menyampaikan bahwa sebelumnya pernah terjadi longsor di wilayah Kampung Cijeruk. Meski secara umum kejadian longsor di daerah tersebut kerap dikaitkan dengan faktor alam dan kondisi geografis, kenyataannya hingga kini rumah tersebut dinilai tidak lagi aman untuk dihuni.
Diketahui, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor memiliki sumber air dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palasari di wilayah Desa Palasari yang berperan penting dalam pelayanan air bersih bagi masyarakat. Namun keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan warga sekitar.
Atas kondisi tersebut, warga berharap adanya langkah penyelesaian yang adil dan berkelanjutan, salah satunya melalui pembelian atau pembebasan lahan dan bangunan yang terdampak, agar tidak ada lagi warga yang hidup dalam rasa khawatir terhadap potensi bencana.
Pembelian lahan dinilai sebagai solusi terbaik untuk memberikan kepastian hukum dan sosial bagi pemilik rumah, sekaligus mencegah risiko keselamatan di masa mendatang.
Warga juga berharap adanya koordinasi antara PDAM Tirta Pakuan, Pemerintah Kabupaten Bogor, BPBD, serta instansi terkait untuk melakukan kajian teknis ulang dan menentukan solusi terbaik bagi semua pihak.
