25.4 C
Jakarta
BerandaInfoRustam Fadly Tukuboya dan Rongo-rongo, Tentang Rezeki, Martabat, dan Perjuangan

Rustam Fadly Tukuboya dan Rongo-rongo, Tentang Rezeki, Martabat, dan Perjuangan

Catatan Jumat Berkah 20 Februari 2026

Pagi itu, pasar Namlea kembali menjadi ruang belajar kehidupan.
Seperti biasa, sebelum amanah sebagai anggota DPRD ini melekat di pundak saya, langkah saya tetap sama — menyusuri lorong pasar, menyapa pedagang, membeli ikan, merasakan denyut nadi rakyat dari dekat.

Namun pagi ini berbeda.

Seorang Nenek Rongo-rongo (sebutan untuk buruh panggul perempuan) menyapa dengan suara yang lembut namun penuh harap.
Di wajahnya tergurat usia, di pundaknya tergantung semangat yang tak pernah renta.

“Bapa Dewan… beta rongo-rongo barang Bapa jua… beta belum dapat apa-apa hari ini.”

Kalimat itu sederhana, tetapi menggema panjang di hati saya.
Saya katakan, belanja saya tak banyak — hanya ikan, tak seberapa berat untuk dipikul.
Namun beliau menjawab dengan senyum yang tak kehilangan cahaya:

“Biar sedikit, yang penting beta ada dapat rezeki hari ini.”

Subhanallah…
Di usia senja, ketika banyak orang memilih beristirahat, beliau memilih berjuang.
Bukan meminta, bukan mengeluh — hanya menawarkan tenaga dengan penuh martabat.

Di balik langkahnya yang pelan, ada tekad yang teguh.
Di balik tubuh yang renta, ada jiwa yang kuat.
Beliau mengajarkan bahwa rezeki bukan soal besar kecilnya, tetapi tentang keberkahan dari usaha yang tulus.

Sebagai wakil rakyat, hati saya teringat kembali pada alasan awal mengabdi:
bahwa politik seharusnya berpihak pada mereka yang bekerja dalam diam,
pada para pejuang nafkah di pasar-pasar sederhana,
pada tangan-tangan tua yang tetap menggenggam harapan.

Semoga Allah SWT menjaga kesehatan Nenek Rongo-rongo.
Semoga setiap langkahnya menjadi saksi keteguhan.
Dan semoga setiap rezeki yang kita beri dan terima hari ini,
menjadi berkah yang berlipat ganda.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!