Bukti Nyata Satpol PP Indramayu Laksanakan Instruksi Bupati Lucky Hakim, Gelar Razia Mihol di Berbagai Wilayah
INDRAMAYU-MEDIAISTANA.COM
Bukan sekadar wacana, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu melaksanakan instruksi Bupati Indramayu Lucky Hakim merazia minuman keras (miras)/minuman beralkohol (mihol) di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu, Sabtu malam.
Hal ini terlihat saat personel Satpol PP Kabupaten Indramayu bersama unsur TNI-Polri pada Sabtu malam merazia sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Indramayu yang diduga menjadi sarang miras.
Langkah ini dilakukan setelah sehari sebelumnya Bupati Lucky Hakim menginstruksikan Satpol PP untuk menegakkan Peraturan Daerah No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol di Kabupaten Indramayu pada Jumat (14/8/2026).
Atas dasar itu, aparat gabungan (Kecamatan/Satpol PP-TNI-Polri) di berbagai kecamatan melakukan razia miras di berbagai tempat yang disinyalir menjadi lokasi penjualan atau gudang miras.
Di Kecamatan Jatibarang misalnya, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan menggelar razia miras/mihol guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Selain di Kecamatan Jatibarang, razia miras/mihol juga digelar di Kecamatan Lohbener, Sliyeg, hingga Kecamatan Patrol. Langkah ini dilakukan agar lingkungan masyarakat semakin kondusif, mencegah terjadinya kejahatan, serta kriminalitas.
Tidak bisa dipungkiri, salah satu dampak buruk dari pengaruh alkohol adalah hilangnya kesadaran bagi yang mengonsumsinya. Dengan adanya razia diharapkan potensi-potensi negatif akibat alkohol menurun, karena sumber-sumbernya dirazia dan dimusnahkan.
Asep (35), warga Kecamatan Jatibarang mengaku mendukung langkah Bupati Lucky Hakim untuk memerangi miras. Menurutnya tidak ada yang bermanfaat sama sekali dari miras, malah membuat warga lainnya resah dan risih.
Ia senang ketika pemerintah daerah menggelar razia miras, karena ia mendambakan lingkungan yang damai, aman, dan nyaman bebas dari miras/mihol.
Asep berharap razia miras/mihol terus kontinu, sehingga Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dirinya.
Editor: Iyons74