Jakarta,Mediaistana.Com-Kepala Pusat Pengolahan Pendapatan Pajak Daerah Wilayah (Kapus P3DW) Kota Bekasi Dani Hendrato telah menerapkan sistem Jemput bola mengalami peningkatan pembayar pajak,sistem itu dilakukan dengan cara mendatangi sejumlah tempat parkir dibeberapa tempat.
Dani Hendrato selaku kepala Kapus P3DW Kota Bekasi mengatakan “Samsat Kota Bekasi wajib menelusuri kendaraan – kendaraan yang tidak bayar pajak, penelusuran dilakukan ke beberapa tempat baik di mall,pabrik,kami juga bekerjasama dengan kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacab Disdik) wilayah III Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan izin menelusuri di sekolah-sekolah, sistem jemput bola yang dilakukan kelokasi tujuan menggunakan sistem aplikasi panah Pasopati untuk dapat mengetahui kendaraan tersebut sudah bayar pajak atau belum, apabila diketahui kendaraan tersebut belum melakukan pembayaran pajak maka Petugas kami langsung akan menempelkan sebuah stiker yang bertuliskan imbauan untuk membayar,” jelasnya.
Bagi kendaraan yang belum membayar pajak akan terlihat secara otomatis oleh Petugas kami melalui handphone,hampir 15% kendaraan sudah melakukan pembayaran pajak setelah Petugas kami melakukan penelusuran dengan menempelkan stiker imbauan dengan slogan pemberitahuan kendaraan anda menunggak pajak, sistem penerapan Jemput Bola ini menjadi suatu hasil yang baik sehingga pengguna kendaraan taat dalam pembayaran pajak, peningkatan yang luar biasa dengan penerapan sistem jemput bola tersebut,”ungkap Dani Hendrato selaku kepala Kapus P3DW Kota Bekasi.