27.6 C
Jakarta
BerandaPOLITIKSosok Anak Dari Jenderal Purn Da'i Bachtiar, Eks Kapolri Yang Kunjungi Jokowi...

Sosok Anak Dari Jenderal Purn Da’i Bachtiar, Eks Kapolri Yang Kunjungi Jokowi Di Solo Dan Gabung PSI

Sosok Anak Dari Jenderal Purn Da’i Bachtiar, Eks Kapolri yang Kunjungi Jokowi di Solo dan Gabung PSI

Indramayu-mediaistana.com
Anak mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Da’i Bachtiar, Nina Agustina Bachtiar, mengunjungi rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/2/2026).

Kedatangan Nina di rumah Jokowi untuk meminta restu bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sebelumnya, mantan Bupati Indramayu tersebut merupakan kader PDI Perjuangan sejak 2016.

“Saat ini mungkin bergabung dengan Bapak (Jokowi) di PSI di Jawa Barat. Alhamdulillah beliau merestui,” kata Nina, dikutip dari TribunSolo.com.

Adanya sosok Jokowi di PSI membuat Nina bersedia bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut.

“Yang penting menjaga kebaikan dan turun ke masyarakat,” ujar dia.

Lantas, seperti apa sosok Da’i Bachtiar, ayah Nina Bachtiar? Berikut informasi lengkapnya.

Sosok Da’i Bachtiar
Da’i Bachtiar adalah purnawirawan perwira tinggi (Pati) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Jabatan terakhir Dai Bachtiar di Polri yakni Kapolri.

Ia tercatat aktif menjabat sebagai Kapolri sejak tahun 2001 hingga 2005.

Jenderal bintang 4 ini resmi pensiun sebagai Pati Polri pada tahun 2005.

Sepanjang kariernya di Polri, Da’i Bachtiar juga pernah menduduki posisi sebagai Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol).

Rekam jejak Dai Bachtiar saat masih bertugas sebagai polisi pun tak main-main.

Ia adalah pelopor dari dibentuknya Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

Kasus terorisme yang pernah diusut Dai Bachtiar salah satunya yaitu Bom Bali 2002.

Ia berhasil menangkap tersangka pengeboman yakni Amrozi.

Setelah purnatugas, Dai Bachtiar sempat disibukkan dengan jabatannya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Malaysia pada tahun 2008 hingga 2012.

Da’i Bachtiar lahir di Gabuswetan, Indramayu, Jawa Barat, pada tanggal 25 Januari 1950.

Ia memiliki istri yang bernama Ida Yulianti dan dikaruniai 3 orang anak.

Semua anak Da’i Bachtiar pun kini berkarier moncer.

Anak laki-lakinya kini sukses menjadi seorang Pati Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi yang bernama Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi bachtiar.

Sementara anaknya yang lain kini juga sukses menjadi politikus, yakni Nina Agustina adalah Bupati Indramayu periode 2021-2024.

Da’i Bachtiar adalah lulusan Akabri tahun 1972.

Sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya antara lain yakni PTIK (1980), Sespim Pol (1987), Suspansen Serse (1990), dan Sesko ABRI (1996).

Nama lengkap berikut dengan gelarnya yakni Jenderal Pol. (Purn.) Tan Sri Drs. Da’i Bachtiar, P.S.M., A.O.

Karier Dai Bachtiar telah malang melintang di Korps Bhayangkara.

Berbagai jabatan strategis di kepolisian tanah air pernah diembannya.

Dai Bachtiar tercatat sempat menjabat sebagai Inspektur Dinas Resor Grobogan Dak IX Jateng (1973), Kasi Sabhara/Lantas Resor Grobogan (1974), Kabag Ops Resor Grobogan (1974), Pas Dep/Instruktur AKABRI Kepolisian (1983-1985), dan Danyontar Akpol (1985-1987).

Selain itu, ia pernah menduduki posisi sebagai Kapolres Blora (1987-1989), Kapolres Boyolali (1989-1990), Kapolres Klaten (1990-1992), dan Sesditserse Polda Jatim (1992-1993).

Karier Dai Bachtiar makin cemerlang setelah ia menjadi Kapoltabes Ujungpandang pada tahun 1992.

Pada 1995, ia diangkat menjadi Kaditserse Polda Nusra.

Setelah itu, ia dipercaya untuk mengisi kursi jabatan sebagai Wakapolda Sultra pada tahun 1996.

Pada 1997, jenderal asal Indramayu ini kemudian dimutasi sebagai Tenaga Ahli Tk II, Sahli Kapolri Bidang Sospol.

Tak berselang lama, Da’i Bachtiar diutus menjabat sebagai Kadispen Polri pada tahun 1998.

Kala itu, ia sempat tergabung dalam Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998.

Di tahun yang sama, ayahanda dari Nina Agustina ini diamanahkan untuk menjadi Dankorserse Polri.

Lalu, ia ditugaskan untuk menduduki posisi sebagai Kapolda Jawa Timur pada tahun 2000.

Di tahun 2000, Da’i Bachtiar kemudian ditunjuk menjabat sebagai Gubernur Akpol.

Satu tahun kemudian, ia dimutasi menjadi Kalakhar BKNN.

Barulah setelah itu Dai Bachtiar diangkat menjadi Kapolri hingga masa pensiunnya pada tahun 2005.

IYONS74

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!