SPPG Mondoteko Rembang Tutup Sementara, Fokus Perbaiki IPAL demi Standar BGN
REMBANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko di Kabupaten Rembang resmi menghentikan operasionalnya secara sementara. Langkah ini diambil sejak tanggal 4 April 2026 untuk melakukan perbaikan total pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Kepala SPPG Mondoteko, Riyadus Solihin, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, renovasi ini dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami hentikan operasional mulai 4 April karena ada perbaikan IPAL. Kami pastikan fasilitas ini nantinya sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Solihin.
Layanan 1.900 Siswa Terhenti Sementara
Selama ini, SPPG Mondoteko bertugas menyuplai makanan untuk 12 sekolah dengan total sekitar 1.900 siswa. Informasi penutupan sementara ini sudah disampaikan ke seluruh pihak sekolah agar dapat melakukan penyesuaian.
Perbaikan IPAL ini dikerjakan oleh pihak ketiga dan dilakukan di bawah pengawasan ketat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang. Operasional dapur baru akan dibuka kembali setelah perbaikan selesai dan bantuan operasional (banper) turun.
Bak Kontrol Belum Memenuhi Baku Mutu
Sementara itu, Sub Koordinator Pengendalian Pencemaran DLH Rembang, Purwadi, menjelaskan alasan teknis di balik perbaikan ini.
Dari hasil pengecekan, selama ini pengelolaan limbah di lokasi tersebut baru sebatas menggunakan bak kontrol. Air limbah langsung dialirkan ke drainase tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.
“Kami menilai bahwa bak kontrol tersebut belum bisa dikategorikan sebagai IPAL yang layak, karena hasil olahannya belum memenuhi baku mutu lingkungan yang disyaratkan,” jelasnya.
- Oleh karena itu, perbaikan mendesak dilakukan agar sistem pembuangan limbah di SPPG tersebut benar-benar aman dan sesuai regulasi.