mediaistana.com
Pamulang – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antarwarga Minang yang berada di perantauan, khususnya di Kota Tangerang Selatan, DPD IKM Tangsel mengadakan acara Tablig Akbar pada Sabtu pagi (12/09/2026), yang bertempat di Masjid Al Kautsar, Villa Dago, Pamulang, Tangerang Selatan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan kitab suci Al-Qur’an oleh Ustaz Masyuri, imam tetap Masjid Al Kautsar Villa Dago, dan dipandu oleh pembawa acara, Fajri. Acara Tablig Akbar menghadirkan penceramah Buya Drs. H. Ristawardi (Datuk Marajo Nan Batungkek Ameh) dari Sumatera Barat.
Adapun tema kegiatan ini adalah “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Masyarakat dan Berorganisasi.”
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ir. H. Novrial Asam Saini, S.Pd., Ketua DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Tangerang Selatan, Ketua Yayasan Masjid Raya Al Kautsar, H. Juni Sukasmono, Ketua DKM Masjid Raya Al Kautsar, B. Widiyadi, Ketua Pembina DKM, H. Adi Sunaryo (H. Yoyok), Ustaz Sartono, Ketua Gerakan Pejuang Subuh Kota Tangsel, serta ibu-ibu Majelis Taklim IKM Kota Tangsel.
Selanjutnya, dilakukan beberapa kata sambutan yang diawali oleh Ketua DPD IKM Kota Tangerang Selatan, Ir. H. Novrial Asam Saini. Dalam sambutannya, Novrial menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah berkenan menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, khususnya perwakilan DPW IKM Banten serta para Ketua DPC IKM se-Kota Tangerang Selatan.
“IKM adalah organisasi perantau masyarakat Minang, Sumatera Barat, dan IKM menjadi organisasi pemersatu para perantau dari Minang. Dengan hadirnya IKM ini, diharapkan seluruh keluarga besar masyarakat Minang dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW, karena akhlak Rasulullah SAW itu adalah Al-Qur’an,” ucap Novrial.
Sambungnya, kegiatan pengajian oleh DPD IKM Kota Tangsel sudah dua kali dilaksanakan, termasuk pada hari ini di Masjid Raya Al Kautsar. Kegiatan pengajian bulanan tersebut dihadiri oleh lebih dari 700 masyarakat Minang di perantauan Kota Tangsel, dari target pihak panitia sebanyak 500 masyarakat Minang.
Sementara itu, pada kegiatan pertama pengajian bulanan DPD IKM Kota Tangsel yang dilaksanakan di rumahnya sendiri selaku Ketua DPD, pada waktu itu hadir Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. Sementara itu, kegiatan pengajian oleh DPC-DPC IKM se-Kota Tangsel telah rutin dilaksanakan setiap bulan secara bergiliran (rolling) antar-DPC.
“Dengan adanya organisasi IKM ini, kami mengharapkan jika ada perbedaan pendapat di antara para anggota IKM Kota Tangsel, dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah bersama. Perlu diketahui bahwa warga masyarakat Minang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan masyarakat Minang sangat terbuka dengan seluruh masyarakat dan suku di Indonesia, baik sebagai saudara sebangsa dan setanah air maupun jika ingin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan melalui ikatan perkawinan,” tutur Novrial.
Dalam kesempatan yang sama, H. Juni Sukasmono, Ketua Yayasan Masjid Raya Al Kautsar, mengatakan bahwa dirinya bersyukur dapat berkumpul di Masjid Raya Al Kautsar Villa Dago, Pamulang, dalam suasana yang baik. Dirinya juga mengucapkan selamat datang kepada para tamu undangan. Selaku Ketua Yayasan Masjid Raya Al Kautsar, dirinya mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD IKM Kota Tangsel di Masjid Raya Al Kautsar.
“Dan dalam rangka mengimplementasikan motto Kota Tangsel yang Cerdas, Modern, dan Religius (C-MORE) ini, Masjid Raya Al Kautsar telah melakukan berbagai kerja sama dalam rangka sinergitas, salah satunya kerja sama dalam pelatihan digitalisasi kepada para remaja masjid di wilayah Pamulang,” ungkapnya.
Selanjutnya, kegiatan diselingi dengan penampilan hadrah ibu-ibu Majelis Taklim IKM Kota Tangerang Selatan yang cukup memukau dengan menampilkan pembacaan selawat Nabi.
Puncak kegiatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW oleh DPD IKM Kota Tangerang Selatan berupa tausiah agama yang disampaikan oleh Buya Drs. H. Ristawardi. Dalam tausiah yang mendapatkan antusiasme tinggi dari para jamaah IKM tersebut, Buya Ristawardi menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah sebaik-baik hamba yang diciptakan-Nya. Untuk itu, wajib bagi semua manusia, khususnya umat Islam, untuk meneladani sifat-sifat dan akhlak Rasulullah SAW.
“Pesan Buya untuk anak-anakku yang masih muda, jika nanti ingin mencari pasangan hidup (jodoh), maka harus memperhatikan empat hal, yaitu pertama, wajahnya yang cantik ataupun yang ganteng; yang kedua soal agamanya; yang ketiga soal keturunannya; dan yang keempat soal hartanya,” tegas Buya Ristawardi.
Buya Ristawardi juga mengingatkan kepada masyarakat Minang yang sudah berkeluarga agar dapat saling menghormati dan menghargai antar pasangan masing-masing, sehingga hubungan keluarga dan suami istri dapat berjalan dengan baik dan harmonis.
Menutup tausiahnya, Buya Ristawardi mengingatkan bahwa salah satu sifat Rasulullah SAW adalah sabar. Untuk itu, Buya Ristawardi mengajak seluruh masyarakat Minang di perantauan untuk senantiasa bersabar jika mendapatkan ujian dari Allah SWT.
Sebelum ditutup, Buya Ristawardi memberikan kesempatan kepada para jamaah untuk menyampaikan beberapa pertanyaan terkait hal-hal yang ingin disampaikan, baik melalui media sosial pengurus DPD IKM Kota Tangsel maupun secara langsung. (Toni)