29.3 C
Jakarta
BerandaBertaTerjadi Konseling Dari Polres Jakarta Barat LP Makanan Tercemar Di Restoran Aneka...

Terjadi Konseling Dari Polres Jakarta Barat LP Makanan Tercemar Di Restoran Aneka Seafood 38 Meruya

Jakarta, Mediaistana Com -Senin (5/1/2026) Andi Mulyati Pananrangi SE Pimpinan Redaksi Media Nasional Sorot Keadilan yang juga Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu selaku pelapor yang merasa terancam keselamatan nyawa nya dalam Insiden sajian Menu aneka Seafood 38 Meruya pada tanggal 7 Desember 2025 tepatnya pukul 19.05 WIB dalam kasus makanan tercemar yang diduga mengandung benda asing berupa karet gelang yang terdapat didalam makanan sayur pakis.

Andi Mulyati Pananrangi,SE telah memberikan ruang dan waktu terhadap Restoran Aneka Seafood 38 yang dipimpin Serly selaku manager Restoran selain itu yang bersangkutan Andi Mulyati Pananrangi, SE sudah mendatangi kembali Restoran tersebut serta sudah melayangkan 2 kali Somasi,Sampai hari ini Senin (5/1/2026) pihak restoran tidak ada tanggapan dan niat baik akhirnya Andi menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini ke pihak Polres Jakarta Barat.

Diawali dengan konseling yang diterima oleh Iptu Suryadi dengan menyatakan kalimat”saya Perwiranya hari ini, “Ucap IPTU Suryadi tegas dan mengarahkan untuk membuat surat aduan langsung ke Kapolres.

 

 

Andi Mulyati Pananrangi, SE sudah menunjukkan beberapa pasal UUPK (Perlindungan Konsumen) sebagai Berikut:

1. Pasal 8 Undang- Undang Nomor 8                Tahun 1999 tentang Perlindungan                  Konsumen ayat (2) yang berbunyi                  Melarang Pelaku Usaha Perdagangkan        Barang yang rusak, cacat, Bekas, atau          tercemar tanpa memberikan informasi        lengkap dan benar, makanan yang                mengandung benda asing termasuk              dalam kategori barang tercemar.

2. Pasal 4 Huruf a: Mengatur hak                      konsumen atas kenyamanan, Keamanan      dan keselamatan dalam menggunakan        barang atau jasa.

3. Pasal 19 ayat (1) menetapkan bahwa          pelaku usaha bertanggung jawab                  memberikan ganti rugi jika konsumen          mengalami kerusakan, pencemaran              atau kerugian akibat mengkonsumsi            produk yang dihasilkan atau                            diperdagangkan.

4. Pasal 62 yang berbunyi mengatur                  sanksi pidana bagi pelaku usaha yang          melanggar ketentuan dalam pasal 8              yaitu Pidana Penjara 5 Tahun atau                Denda paling banyak Rp 2 Miliar.

Andi Mulyati Pananrangi, SE selaku pelapor menjelaskan kedatangannya ke kapolres Jakarta Barat belum di layani untuk membuat Laporan Perkara kejadian ini menjadi suatu tanda tanya “ada apa kok sebagai Penyidik Kepolisian sulit menerima Aduan Masyarakat.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!