25.6 C
Jakarta
BerandaInfoTong-tong Akan Dipindahkan dari Lingkungan Warga dan Persawahan Terutama Desa Widit dan...

Tong-tong Akan Dipindahkan dari Lingkungan Warga dan Persawahan Terutama Desa Widit dan Dava

Oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF.

Langkah tegas pemerintah untuk merelokasi tong-tong pengolahan emas yang selama ini berdiri terlalu dekat dengan kawasan pemukiman dan persawahan di Kecamatan Wailata, Lolongguba, dan Waiapo—khususnya di belakang Desa Widit, Dava, dan Wamasait—layak disambut dengan penuh apresiasi. Upaya ini bukan sekadar tindakan administratif, melainkan wujud nyata komitmen negara dalam melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Ketua Satgas Penertiban Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, Dr. Jalaludin Salampessy, menegaskan bahwa pemindahan tong jauh dari permukiman warga dan area pertanian adalah sebuah keharusan. Menurutnya, langkah ini merupakan instrumen pengendalian lingkungan yang selama ini sangat dibutuhkan untuk menekan risiko pencemaran akibat aktivitas pengolahan emas yang menggunakan bahan berbahaya dan beracun (B3). Ia menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah menyusun tindak lanjut menyeluruh terhadap seluruh aktivitas tong, termasuk penggunaan B3 yang selama ini berlangsung tanpa kontrol yang memadai.

Di balik kebijakan ini terdapat alasan sangat kuat: bahaya limbah beracun dari B3 yang dihasilkan tong pengolahan emas. Limbah merkuri, sianida, dan bahan kimia lain yang digunakan untuk memisahkan emas dapat meresap ke tanah, mengalir ke sumber air, dan mencemari persawahan. Jika dibiarkan, paparan racun ini berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan serius—mulai dari kerusakan saraf, gangguan pernapasan, hingga penyakit kronis lainnya. Bagi persawahan, kontaminasi B3 dapat merusak kualitas tanah, menurunkan produktivitas panen, bahkan merusak mata pencaharian petani yang menggantungkan hidup pada lahan mereka.

Karena itu, kebijakan relokasi tong bukan sekadar tindakan penertiban; ini adalah langkah penyelamatan lingkungan, perlindungan kesehatan masyarakat, dan penjagaan masa depan generasi di bumi Wailata, Lolongguba, Waiapo, dan sekitarnya.

Harapannya, proses relokasi berjalan dengan pengawasan ketat, dukungan kuat dari masyarakat, serta disertai upaya edukasi mengenai bahaya penggunaan B3 tanpa standar keselamatan. Dengan demikian, kegiatan ekonomi dapat tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan warga dan kelestarian tanah leluhur.

Inilah saatnya seluruh pihak bergandengan tangan—pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha—untuk memastikan bahwa kemajuan tidak harus dibayar dengan kerusakan lingkungan dan risiko kesehatan. Relokasi tong adalah awal dari perubahan yang lebih besar menuju wilayah yang aman, bersih, dan berkelanjutan.( Syam )

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!