25.5 C
Jakarta
BerandaTNI-POLRIUkir Sejarah Polres Purworejo Gelar Pelatihan Safety Driving Khusus Pengemudi Program MBG

Ukir Sejarah Polres Purworejo Gelar Pelatihan Safety Driving Khusus Pengemudi Program MBG

PURWOREJO || Mediaistana.com – Polres Purworejo mengukir sejarah sebagai institusi kepolisian pertama di Indonesia yang menyelenggarakan pelatihan safety driving khusus bagi pengemudi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang diikuti oleh 52 pengemudi se-Kabupaten Purworejo ini berlangsung di Lapangan Uji Praktik Satpas Satlantas Polres Purworejo pada Sabtu (24/01) pagi.

Langkah inovatif ini diinisiasi langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., sebagai respons cepat terhadap maraknya insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan operasional MBG di berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, AKBP Windy menekankan bahwa kepemilikan SIM A saja tidak cukup tanpa pemahaman mendalam mengenai teknik berkendara yang aman.

“Meskipun sudah memiliki SIM, para pengemudi perlu mendapatkan penyegaran kembali, baik secara teori maupun praktik. Kami tidak ingin kelalaian di jalan berujung pada kecelakaan fatal. Prinsip safety driving harus benar-benar diterapkan di lapangan,” tegas Kapolres saat membuka acara.

*Dari Teori hingga Praktik Menantang*
Kasat Lantas Polres Purworejo menambahkan bahwa peserta yang hadir merupakan perwakilan dari seluruh Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) di Kabupaten Purworejo. Mereka dibekali materi dari instruktur internal maupun eksternal, mulai dari persiapan standar seperti penggunaan sabuk pengaman dan pengaturan posisi duduk yang ergonomis, hingga teknik menghadapi medan sulit.

Para pengemudi yang kerap dijuluki “ompreng balap” ini ditantang untuk menaklukkan berbagai rintangan di lintasan uji SIM, Jalan Jenderal Sudirman 23. Ujian meliputi lintasan lurus, manuver zigzag maju-mundur, hingga teknik pengereman dan penggunaan kopling di jalur tanjakan serta turunan. Pelatihan ini juga ditekankan untuk mencegah terulangnya insiden di perlintasan kereta api, seperti yang terjadi di Desa Dewi, Bayan, beberapa waktu lalu.

Uniknya, para peserta tidak hanya menggunakan kendaraan uji milik Polres, tetapi juga diperbolehkan mencoba lintasan menggunakan armada MBG yang mereka operasikan sehari-hari untuk mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah.

*Apresiasi dan Semangat Baru*
Manfaat besar dirasakan oleh para peserta, salah satunya Wahyudi (60), pengemudi dari SPPG Pangenjurutengah. “Kegiatan ini gratis dan sangat bermanfaat. Sebagai mantan pengemudi mobil boks, pelatihan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk kembali mengingat rambu-rambu lalu lintas demi keamanan bersama,” tuturnya.

Sebagai bentuk legalitas, seluruh peserta diberikan sertifikat pelatihan di akhir acara. Selain itu, suasana semakin kompetitif saat Polres memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada tiga pengemudi “trengginas” yang berhasil melewati seluruh rintangan dengan waktu tercepat dan tingkat keamanan terbaik. ( Joko )

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!