Jakarta, Mediaistana.Com— Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggelar Patroli skala besar,dalam patroli tersebut telah berhasil menggagalkan rencana tawuran di wilayah Jakarta Timur.
Dalam kegiatan patroli cipta kondisi tersebut, petugas mengamankan 11 remaja beserta sejumlah barang bukti berbahaya.
Patroli yang berlangsung sejak Senin malam hingga Selasa dini hari, 27 Januari 2026, menyasar sejumlah titik rawan terjadinya tawuran, balap liar, serta potensi kejahatan jalanan,Saat melintas di kawasan Kramat Jati, petugas mencurigai aktivitas sekelompok remaja yang berkumpul pada jam rawan,Pengawasan kemudian dilakukan secara cepat dan terukur hingga akhirnya kelompok tersebut dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan indikasi kuat adanya rencana tawuran yang berpotensi menimbulkan aksi kekerasan.
“Sebanyak 11 remaja berhasil diamankan sebelum sempat melakukan aksi tawuran,” ujar petugas di lokasi,Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, senjata tumpul, sejumlah sepeda motor, serta beberapa unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk koordinasi.
Selanjutnya, seluruh remaja beserta barang bukti diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur guna menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menegaskan bahwa patroli rutin terus dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kesiapsiagaan Brimob dilaksanakan 24 jam sebagai upaya pencegahan tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, Ia meminta warga untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
Patroli cipta kondisi merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menekan angka tawuran remaja dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah DKI Jakarta.