Editorial oleh: Drs. Muz Latuconsina, MF.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mengingatkan kembali jejak panjang kemajuan sumber daya manusia masyarakat Pelauw yang telah terbangun sejak puluhan tahun silam. Dalam sambutannya pada acara pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pelauw (DPC IPPMP) Kabupaten Buru, ia menuturkan bahwa 61 tahun lalu orang-orang Pelauw telah lebih dahulu membentuk organisasi pemuda, pelajar, dan mahasiswa.
Menurut Abdullah Vanath, fakta sejarah tersebut menjadi penanda kuat bahwa sejak dulu Pelauw telah melahirkan generasi yang sadar akan pentingnya pendidikan, organisasi, dan peran pemuda dalam pembangunan. “Ini membuktikan bahwa dari masa lalu, orang Pelauw sudah memiliki sumber daya manusia yang sangat baik,” ujarnya.
Ia bahkan menggambarkan bagaimana kemajuan itu bukan sekadar wacana, melainkan tercermin dalam pembangunan fisik pada masanya. Jalan-jalan menuju kawasan hutan cengkih, yang menjadi denyut ekonomi masyarakat, telah diaspal sejak dahulu. Sebuah simbol bahwa peradaban, perencanaan, dan visi pembangunan sudah tumbuh di tengah masyarakat Pelauw jauh sebelum era sekarang.
Pesan tersebut disampaikan Abdullah Vanath saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan DPC IPPMP Kabupaten Buru yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru, Jumat (19/12). Di hadapan para pemuda dan mahasiswa, ia menekankan pentingnya merawat sejarah itu sebagai energi moral untuk melangkah ke masa depan.
Ia berharap organisasi IPPMP tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan pemimpin-pemimpin berkarakter, berpengetahuan, dan berkomitmen pada kemajuan Maluku. Sejarah telah membuktikan kapasitas orang Pelauw, dan kini tanggung jawab generasi muda untuk menjaga serta melanjutkannya dengan karya nyata.(Syam)