26 C
Jakarta
BerandaBertaWarga Desa Kolek menunggu janji Bupati dan anggota DPRD Kutai Timur saat...

Warga Desa Kolek menunggu janji Bupati dan anggota DPRD Kutai Timur saat pencalonan

Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur dengan 170 Kepala Keluarga (KK) seolah dianaktirikan meski merupakan desa aktif dalam struktur pemerintahan daerah. Masyarakat mengeluhkan janji Bupati dan calon anggota DPRD terkait pembangunan jalan desa yang belum terealisasi.

Jalan saat ini berbentuk tanah dengan batu-batuan, menyulitkan perjalanan terutama bagi anak sekolah yang harus pergi ke SMP di Desa Bumi Jaya dan SMU di Sangkulirang. Meskipun pemerintah kabupaten telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan di beberapa wilayah kecamatan tersebut, belum ada rencana konkret untuk jalan Desa Kolek.

 Kepala Desa Adi Kurniawan telah menuntut realisasi janji tersebut dan memutuskan untuk menggunakan anggaran desa utama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang mayoritas bergantung pada kelapa sawit. Prioritas penggunaan anggaran meliputi peningkatan produktivitas kebun, pengembangan nilai tambah produk, pembentukan kelompok usaha tani, pengembangan pasar dan distribusi, serta upaya mendapatkan dukungan dari pemerintah tingkat atas dan mengembangkan usaha sampingan guna mengurangi ketergantungan pada satu komoditas.

Janji Bupati Kutai Timur H Ardiansyah akan memperhatikan Desa Kolek dengan memperbaiki prasara jalan hanyalah isapan jempol. Nyatanya hingga saat ini, jalan yang di bangun hanyalah jarak 2 kilo dari Desa Kolek. Akan tetapi tidak masuk wilayah Desa Kolek. Sementara jalan di Desa Kolek sendiri dibiarkan tanpa ada perhatian khusus.

Menurut Kepala Desa Kolek Adi Kurniawan mengatakan kepada Media Istana saat berkunjung ke rumah pribadinya di Desa Kolek, mengatakan pengusulan ini sudah berkali – kali  di bahas muke Musrembang di Kabupaten. Akan tetapi yang di dapat hanya tinggal mimpi karena Desa Kolek tidak diprioritaskan. Pihak Pemerintah di Sangatta tidak menanggapi serius.

” Hampir semua Desa dalam wilayah Kabupaten Kutai Timur ini mengeluh akan kebijakan baik Bupati Kutai Timur maupun Anggota DPRD Karena disaat kampanye, menjanjikan akan memperhatikan Desa Kolek. Akan tetapi setelah di lantik, mereka lupa dengan janjinya. ” Ungkap Adi Kurniawan kepada Media Istana.

Aroel Mandang

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!