Garut, Mediaistana.com – BUMDes Cipta Karya Desa Bagendit, bergerak dalam bidang program ketahanan pangan pemeliharaan ayam petelur bertempat di Kp. Pasir Waru RT.01/03. Desa Bagendit Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut. Senin (5/01/2026).

“Dasar Hukum BUMDes Cipta Karya Desa Bagendit ”
Dasar hukum BUMDes Cipta Karya, mengacu pada PP No.11 Tahun 2021 tentang BUMDes, dan Permendesa PDTT No. 16 Tahun 2025 (Juknis Dana Desa 2026) dan Permendesa PDTT No. 3 Tahun 2025 (Ketahanan Pangan) yang mengatur alokasi minimal 20% Dana Desa untuk BUMDes dan ketahanan pangan, menjadi landasan operasional dan pengembangan BUMDes di tahun 2025.
“Transparansi Dana Kegiatan BUMDes Cipta Karya”
Program ketahanan pangan tahun 2025, BUMDes Cipta Karya Desa Bagendit bergerak di bidang pemeliharaan ayam petelur berjumlah 500 ekor.

Sesuai papan informasi, dua paket kegiatan mulai dari bangunan kandang dari baja ringan, tempat ayam terbuat dari kawat, pakan dan ayam petelur, menyerap anggaran Dana Desa Pemerintah Pusat Tahun 2025, dari dua tahap sebesar, Rp.208.100.000,-.
“Hasil Ayam Petelur”
Alhamdulillah, sementara ini baru menghasilkan 15 Kg setiap hari, mudah-mudahan kedepan ditahun 2026 secara bertahap ditargetkan menghasilkan telur kurang lebih maksimal mencapai 80 – 90 % atau sekitar 25 sampai 27 Kg dalam setiap hari,” sehingga BEP (Break Even Poin) usahanya tercapi, ujar Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E.

“Hasil Rapat Koordinasi Pertanggung Jawaban BUMDes”
Menurut Kepala Desa Bagendit, hasil rapat koordinasi BUMDes Cipta Karya, pada tanggal (13/12/2026), antara lain; pelaporan kegiatan penyertaan modal 20% dari Dana Desa 2025, laporan neraca laba dan rugi, dan langkah memaksimal tata kelola lembaga BUMDes yang tertib administrasi dan profesional dengan tata kelola peternakan yang baik.

Selain itu, kedepan BUMDes sebagai penyuplai telur untuk kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Desa Bagendit, dan upaya untuk ekspansi pengembangan usaha dan memaksimalkan pemberdayaan akan melibatkan setiap LKD yang siap untuk memelihara ayam petelur secara profesional, yang dikelola oleh BUMDes, tandasnya.
“Pengelolaan Ayam Petelur Perlu Adanya Bimtek”
Ketua unit usaha ternak ayam petelur, sapaan akrab Hana mengatakan, mengelola ayam petelur, bagi yang tingkat belajar cukup sulit untuk mencapai target ayam bertelur yang lebih banyak.

Setelah di evaluasi keberhasilan ternak ayam petelur, paling pokok dalam pemeliharaan kebersihan kandang ayam, pemberian pakan yang cukup dan teratur.
Mulai sekarang, Alhamdulillah sudah ada pekerja khusus dengan melibatkan Linmas RW 03. Kedepan untuk peningkatan kualitas ternak diharapkan ada bimtek dari Dinas Peternakan, harapnya.
“Tata Kelola BUMDes Cipta Karya”
Ketua BUMDes Cipta Karya Yeti Setiawati secara tertulis menyampaikan, siap dalam pengelolaan menjalankan usaha BUMDes dengan amanah, melaui tranfaransi dan melaksanakan kegiatan lembaga BUMDes secara profesional, inovatif, dan tertib secara administratif.
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).