Tokoh adat Petuanan Kaiely, Ibrahim Wael, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada PT Harmoni Alam Manise (PT HAM) atas kepeduliannya terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pesisir Kabupaten Buru, khususnya jalan penghubung Kaiely–Anhoni sepanjang hampir 15 kilometer.
Ibrahim Wael menilai pembangunan jalan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran dan kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan akses transportasi. Jalan yang dibangun menggunakan dana pribadi perusahaan itu kini menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga, sekaligus membuka keterisolasian wilayah Kaiely dan sekitarnya.
“Saya atas nama masyarakat Desa Kaiely mengucapkan terima kasih kepada PT HAM atas kepeduliannya. Jalan ini sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan membuka akses menuju pusat pelayanan,” ujar Ibrahim Wael, Sabtu (17/1)
Lebih lanjut, Ibrahim Wael juga menyampaikan harapan besar agar PT Harmoni Alam Manise dapat melanjutkan kontribusinya dengan membangun jalan lanjutan dari belakang Pom Bensin Desa Waiasel menuju Negeri Kaiely. Menurutnya, ruas jalan tersebut sangat strategis karena akan semakin memperlancar arus transportasi masyarakat, distribusi hasil kebun dan laut, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
“Pembangunan jalan dari Waiasel ke Kaiely sangat kami harapkan. Jika terwujud, maka akses masyarakat akan semakin terbuka dan kesejahteraan bisa meningkat,” tambahnya.
Ibrahim Wael menegaskan bahwa masyarakat Petuanan Kaiely siap mendukung dan menjaga setiap pembangunan yang dilakukan demi kepentingan bersama. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merawat jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pembangunan jalan Kaiely–Anhoni oleh PT Harmoni Alam Manise kini menjadi simbol kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat adat. Kepedulian tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi masa depan masyarakat Kaiely dan Batabual.(Tim)