27.6 C
Jakarta
BerandaInfoPolri yang Menguatkan: Potret Kepemimpinan Kapolda Maluku di Bumi Bupolo

Polri yang Menguatkan: Potret Kepemimpinan Kapolda Maluku di Bumi Bupolo

Editorial oleh: Muz Latuconsina

Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si ke Kabupaten Buru bukan sekadar agenda kedinasan. Lebih dari itu, kunjungan ini menjadi potret nyata kehadiran negara yang menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat di Bumi Bupolo.

Sejak menginjakkan kaki di Bandara Namniwel, Desa Sawa, Kecamatan Lilialy, Selasa siang, suasana hangat dan penuh kekeluargaan telah terasa. Sambutan adat, tarian daerah, serta penyematan kain lestari bukan hanya simbol penghormatan, melainkan juga cerminan eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat Maluku. Kapolda hadir bukan sebagai pejabat yang berjarak, melainkan sebagai pemimpin yang datang untuk mendengar, melihat, dan berbuat.

Di Mako Polres Buru, Kapolda menerima laporan situasi kamtibmas dan menyapa langsung jajaran personel. Namun, denyut utama kunjungan ini justru terasa ketika kepedulian diwujudkan dalam aksi sosial. Sebanyak 500 paket bantuan sosial diserahkan kepada anak yatim, janda, warakauri, serta warga kurang mampu dari sepuluh kecamatan. Di setiap paket yang diserahkan, tersimpan pesan empati: bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berbagi dan menguatkan.

Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Fitri Dadang Hartanto, Kapolda juga meninjau UMKM Bhayangkari Cabang Buru. Langkah ini menjadi simbol dukungan terhadap kemandirian ekonomi keluarga besar Polri dan masyarakat sekitar—sebuah kepedulian yang tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi mendorong keberlanjutan.

Kepedulian itu semakin terasa melalui Bhakti Kesehatan. Ratusan warga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan golongan darah, hingga khitanan massal. Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan, kehadiran Polri melalui bhakti kesehatan menjadi oase yang menyejukkan dan penuh harapan.

Dalam arahannya kepada personel Polres Buru dan Brimob, Kapolda menegaskan nilai utama pengabdian Polri: hadir, cepat, dan peduli. Ia mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap persoalan masyarakat, mulai dari potensi konflik sosial, perlindungan terhadap perempuan dan anak, hingga penanganan tambang ilegal dan kesiapsiagaan bencana.

“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya—sebuah kalimat sederhana namun sarat makna, yang menggambarkan filosofi kepemimpinan berbasis pelayanan.

Kunjungan ke Polsek Namlea menutup rangkaian kegiatan dengan sentuhan kemanusiaan. Bingkisan bagi anak-anak yang menjalani imunisasi menjadi simbol perhatian terhadap generasi masa depan. Senyum anak-anak dan kebersamaan dalam sesi foto menjadi penanda bahwa Polri hadir bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dirasakan kehangatannya.

Kunjungan kerja Kapolda Maluku di Polres Buru meninggalkan pesan kuat: keamanan tidak bisa dipisahkan dari kepedulian, dan kewibawaan lahir dari kedekatan. Di Buru, kepemimpinan itu hadir dalam langkah nyata—menyapa, melayani, dan menguatkan.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!