26.7 C
Jakarta
BerandaInfoPuskaptis Banyuwangi Desak Direktur RSUD Blambangan Mundur Terkait Dugaan Pelecehan & Siap...

Puskaptis Banyuwangi Desak Direktur RSUD Blambangan Mundur Terkait Dugaan Pelecehan & Siap Hearin

Mediaistana.com

BANYUWANGI – Pusat Kajian dan Advokasi Transparansi Publik dan Sosial (Puskaptis) Banyuwangi melalui Amrullah angkat suara terkait dugaan kasus pelecehan seksual terhadap pasien di ruang ICU RSUD Blambangan. Dalam pernyataannya, Puskaptis menilai Direktur rumah sakit harus mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral atas peristiwa yang mencoreng dunia pelayanan kesehatan tersebut.

Amrullah menyampaikan bahwa kasus pelecehan seksual di lingkungan rumah sakit merupakan persoalan serius dan tidak bisa dipandang sebagai peristiwa individual semata. Menurutnya, kejadian tersebut berpotensi lebih luas dari yang terungkap ke publik.

“Kasus seperti ini sangat sensitif. Tidak menutup kemungkinan ada korban lain yang memilih diam karena mempertimbangkan nama baik pribadi maupun keluarganya. Korban pelecehan seksual kerap berada dalam posisi rentan dan enggan melapor,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan upaya membuka ruang keadilan bagi para korban, Puskaptis Banyuwangi telah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui adanya dugaan pelecehan serupa di lingkungan rumah sakit tersebut. Posko ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan bagi para pelapor.

Lebih lanjut, Puskaptis menilai dugaan peristiwa tersebut mencerminkan lemahnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) serta kurangnya pengawasan internal di lingkungan rumah sakit. Menurut Amrullah, tanggung jawab tidak hanya melekat pada terduga pelaku, tetapi juga pada pimpinan tertinggi institusi.

“Puncak pimpinan memiliki tanggung jawab moral atas sistem pembinaan dan pengawasan. Jika terjadi kelalaian yang berdampak serius terhadap keselamatan dan martabat pasien, maka Direktur harus berani mengambil sikap dengan mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral,” ujarnya.

Selain itu, Puskaptis Banyuwangi juga berencana dalam waktu dekat akan mengajukan hearing dengan mengundang seluruh rumah sakit yang ada di Banyuwangi. Langkah ini dimaksudkan sebagai forum evaluasi bersama agar kasus serupa tidak kembali terjadi serta memperkuat sistem perlindungan pasien di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

Puskaptis menegaskan akan terus mengawal proses penanganan kasus ini agar berjalan transparan dan berpihak pada korban, serta mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan perlindungan pasien di lingkungan rumah sakit.(kevin)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!