Oleh: H. Akmil Djapa
(Wakapolres Buru)
Di antara kebutuhan terbesar seorang hamba dalam hidupnya adalah maaf dari Allah. Kita hidup dengan banyak kekurangan, kesalahan, dan dosa—baik yang kita sadari maupun yang luput dari perhatian. Karena itu, nikmat terbesar bukan hanya rezeki atau keberhasilan dunia, melainkan ketika Allah berkenan mengampuni dan memaafkan hamba-Nya.
Inilah yang diajarkan oleh Baginda Nabi, Muhammad. Beliau membimbing umatnya untuk selalu memohon ampunan kepada Allah, terlebih pada malam-malam yang penuh kemuliaan di bulan Ramadhan. Saat seorang muslim beritikaf di masjid, menenangkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah, ada satu doa yang sangat singkat namun sarat makna.
Doa ini berasal dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha. Beliau pernah bertanya kepada Rasulullah
“Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui suatu malam adalah malam Lailatul Qadar, maka doa apa yang sebaiknya aku ucapkan?”
Rasulullah menjawab:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau mencintai orang yang memberi maaf, maka maafkanlah aku.
(HR. Imam Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850)
Doa yang singkat ini mengandung makna yang sangat dalam. Kita tidak hanya memohon ampun, tetapi juga memohon maaf—yakni penghapusan dosa hingga seolah-olah tidak pernah terjadi. Inilah rahmat Allah yang begitu luas bagi hamba-hamba-Nya.
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, pintu-pintu rahmat dibuka, doa-doa diangkat, dan ampunan Allah mengalir bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh mendekat kepada-Nya. Karena itu, Rasulullah ﷺ mengajarkan doa yang sederhana agar mudah diucapkan berulang-ulang dengan penuh keikhlasan.
Semoga kita semua diberi kesempatan untuk bertemu dengan malam yang mulia tersebut. Semoga hati kita dipenuhi harapan, lisan kita dipenuhi doa, dan kehidupan kita dihiasi dengan istighfar. Dan yang paling kita harapkan adalah satu hal yang paling berharga: maaf dari Allah SWT.
Semoga Allah menerima ibadah kita, menghapus dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan malam penuh kemuliaan.