Probolinggo, Mediaistana.com
Di usia 55 tahun, semangat Iptu DJ Setyowadi, S.H. memburu pelaku kejahatan tak pernah surut. Kanit Reskrim Polsek Kraksaan itu dikenal sebagai sosok senior yang kerap turun langsung ke lapangan, bahkan tak segan melakukan penangkapan seorang diri.
Akrab disapa Setyo, perwira pertama ini sudah malang melintang di dunia reserse. Sebelum menjabat Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, ia pernah bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Sumber, Kanit Narkoba Polres Probolinggo, hingga Kanit Tindak Pidana Tertentu (Pidter) Satreskrim Polres Probolinggo.
Pengalaman panjang itu menempa Setyo menjadi polisi lapangan yang tangguh. Ia tak asing dengan bahaya. Berkali-kali nyawanya terancam saat berhadapan dengan pelaku kejahatan jalanan.
Saya pernah beberapa kali menangkap pelaku curanmor sendirian. Di Alun-alun Kraksaan, di Krejengan, juga beberapa titik lainnya. Kuncinya berani karena benar, tapi tetap pakai perhitungan. Sisanya kami titipkan kepada Allah SWT, tutur Setyo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).
Meski dikenal tegas dan berani, Setyo tetap mengedepankan pendekatan humanis. Bagi dia, tugas reskrim bukan hanya menangkap, tapi juga mencegah. Kalau bisa dicegah, kenapa harus menunggu ada korban. Patroli dan pembinaan ke warga itu penting, karena sumber informasi justru kebanyakan didapat dari masyarakat, katanya.
Kapolsek Kraksaan menyebut Iptu Setyo sebagai teladan bagi anggota muda. Beliau senior yang masih mau turun hujan-hujanan, mengejar pelaku. Ilmunya banyak, tidak pelit berbagi ke adik-adiknya, ujar Kapolsek.
Di Polsek Kraksaan, Setyo dikenal dekat dengan masyarakat. Ia rutin sambang ke desa-desa rawan curanmor dan curat. Tak jarang, informasi pelaku justru datang dari warga yang sudah percaya dengan sosoknya. Tak hanya itu, Setyo juga seorang atlet judo dan karate dengan segudang prestasi. Ia bahkan dipercaya sebagai Ketua Harian Perbakin Kabupaten Probolinggo.
Dedikasi lebih dari 30 tahun di kepolisian tak membuat Setyo berpikir untuk santai. Selama masih dinas, saya tetap di jalan. Ini pengabdian. Kalau kita takut, siapa lagi yang melindungi masyarakat, tegasnya.
Kini, di bawah komandonya, Unit Reskrim Polsek Kraksaan terus gencar mengungkap kasus 3C: curat, curas, dan curanmor. Targetnya jelas: Kraksaan aman, warga tenang.