Garut, mediaistana.com – Oprasi Ketupat Lodaya 2006, merupakan operasi kepolisian terpusat di wilayah hukum Kecamatan Banyuresmi, Polres Garut, Polda Jabar mulai sejak (13–25 Maret 2026) untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus mudik-balik serta perayaan Idul Fitri 1447 H.

“Kegiatan disiap siagakan dibeberapa titik strategis, mulai dari tim medis dan satgas khusus, dengan tujuan agar mudik aman, dan keluarga bahagia, hari ini fokus bertempat di pos pengamanan objek wisata situ bagendit,” ucap Kapolsek Banyuresmi. Senin (16/03/2026).
Menurut Kapolsek Banyuresmi AKP. Usep Heryaman, S.IP, S.Pd.i., poin-poin penting mengenai operasi ketupat lodaya, untuk menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif, ucapnya.
Selain itu pengamanan arus lalu lintas dijalur mudik dan rawan macet, patroli intensif kepemukiman, pengamanan masjid, pusat perbelanjaan, dan objek wisata, yang berlangsung selama 13 hari.
Lanjut Kapolsek Banyuresmi, situasi yang terlihat masih dalam keadaan normal, karena secara bertahap pemudik berdatangan, sehingga tidak membuat kemacetan, mungkin diperkirakan nanti hari H (malam takbir), umumnya di wilayah hukum Kecamatan Banyuresmi.
“Sinergitas kegiatan oprasi lodaya ini, melibatkan personel gabungan Polri, TNI, Instansi Pemerintah, dan tenaga medis dari puskesmas. Selain itu bentuk persiapan atau melayani kepada masyarakat, dipersiapkan jas hujan, mobil patroli, ambulans dan nomor penting saat terjadi bencana alam,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini dihimbau kepada masyarakat, saat pulang mudik, untuk mematuhi semua peraturan lalulintas, berkendaraan tidak melebihi kapasitas, dan tetap berkonsentrasi saat menjalankan kendaraan motor maupun mobil, tandasnya.
“Polri menyiagakan personel gabungan (TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan) untuk menjaga situasi kondusif selama takbiran dan shalat Idul Fitri,” jelasnya.
Selain itu, diharapkan kepada masyarakat tidak perlu ada takbiran keliling, lebih baik takbir di masjid masing-masing saja, karena di kota Garut akan diadakan pengamanan malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri, Car Free Night (malam takbiran) pada tahun 2026 difokuskan pada pengamanan wilayah, kelancaran lalu lintas, dan ketertiban umum, pungkasnya.
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).