Jakarta, Mediaistana.com — Suasana Terminal Penumpang Nusantara II di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (18/3/2026), tampak lebih hidup dari biasanya,Di tengah hiruk pikuk arus mudik, kehadiran para pejabat negara menjadi simbol kuat bahwa negara benar-benar hadir mengawal perjalanan masyarakat menuju kampung halaman.
Kunjungan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia difokuskan pada pengecekan langsung kesiapan armada laut, khususnya KM Labobar yang tengah bersandar dan bersiap mengangkut ribuan pemudik menuju Indonesia Timur.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Aris Wibowo, menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan yang dilakukan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat,“Seluruh kesiapan sarana dan prasarana kami pastikan optimal, termasuk pelayanan kepada penumpang agar puncak arus mudik berjalan lancar,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan tidak hanya mengecek fasilitas terminal, tetapi juga menyusuri langsung bagian dalam kapal. Interaksi hangat pun terjalin dengan para penumpang,Bahkan anak-anak mendapatkan cendera mata berupa buku cerita—sebuah sentuhan sederhana yang membawa makna besar di tengah perjalanan panjang mereka.
Kehadiran aparat keamanan turut diperkuat dengan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, Kapolres mengingatkan bahwa layanan kepolisian melalui hotline 110 siap siaga 24 jam untuk merespons setiap potensi gangguan dengan cepat.
Pelayaran kali ini mencatat angka signifikan, dengan total 1.901 penumpang yang naik ke atas kapal, Lonjakan ini sekaligus menjadi indikator tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi laut untuk mudik tahun ini,Di balik angka tersebut potensi kepadatan di area terminal, antrean boarding, hingga akses keluar masuk pelabuhan menjadi tantangan tersendiri, Namun sinergi lintas sektor diyakini menjadi kunci utama.
Kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, TNI, Kementerian Perhubungan, PT Pelindo, dan PT Pelni, serta seluruh stakeholder pelabuhan terus diperkuat demi memastikan setiap proses berjalan tanpa hambatan berarti.
“Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan koordinasi intensif antarinstansi,Ini demi memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan kondusif,” lanjut Kapolres.
Lebih dari sekadar mobilitas tahunan, arus mudik adalah pergerakan emosional jutaan masyarakat Indonesia,Dari Pelabuhan Tanjung Priok, ribuan harapan berlayar—menuju keluarga, menuju kampung halaman,Dan di setiap langkahnya negara memastikan satu hal: perjalanan itu tidak hanya sampai tujuan, tetapi juga penuh rasa aman.
“Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”