Madiun, media istana.com
-Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja). Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Desa Bancong, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Madiun, pada Rabu (15/4/2026),
dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat.Sejak pagi hari, ratusan warga telah memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan berbagai layanan publik gratis yang disediakan, Program Bahana Bersahaja.
merupakan salah satu inovasi unggulan Pemkab Madiun di tahun 2026 yang bertujuan memberikan kemudahan akses layanan secara langsung hingga ke tingkat desa, tanpa harus masyarakat datang ke pusat pemerintahan.
Dalam kegiatan ini, sedikitnya 21 jenis layanan dihadirkan. Layanan tersebut mencakup administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP dan Kartu Keluarga, layanan kesehatan gratis, konsultasi perpajakan daerah, perizinan usaha, hingga layanan literasi.
Kehadiran layanan terpadu ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa Bahana Bersahaja menjadi bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan merata.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di pelosok desa, mendapatkan akses layanan yang sama tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kami untuk menyerap aspirasi warga secara langsung,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, yang menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pelayanan, tetapi juga membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan sarasehan yang digelar di sela acara, warga
dapat menyampaikan berbagai masukan dan kebutuhan secara langsung kepada pemerintah daerah.
Tak hanya pelayanan publik, suasana kegiatan juga semakin semarak dengan berbagai hiburan rakyat. Warga tampak menikmati rangkaian acara yang disiapkan, mulai dari pertunjukan seni hingga kegiatan edukatif untuk anak-anak. Pemerintah
juga menyediakan berbagai layanan tambahan seperti pembagian 1.000 nasi bungkus gratis, potong rambut gratis, pemeriksaan mata, pembagian kacamata baca, serta pemutaran film edukasi.
Kepala Desa Bancong, Ibnu Sudjono, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Desa Bancong. Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran Forkopimda. Kami juga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan masih terdapat kekurangan,” tuturnya.
Warga pun berharap program Bahana Bersahaja dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak desa di wilayah Kabupaten Madiun. Program ini direncanakan akan terus berkeliling ke berbagai desa lainnya, termasuk Desa Bulakrejo.
dan sejumlah wilayah lain, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Melalui program ini, Pemkab Madiun berharap kehadiran pemerintah di tengah
masyarakat tidak hanya memberikan kemudahan layanan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan desa-desa di
Kabupaten Madiun semakin berkembang dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.
“Insyaallah dengan kebersamaan ini, Desa Bancong akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkas Bupati Madiun.(tukiyo)