27.2 C
Jakarta
BerandaTNI-POLRIAnak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas...

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

Jakarta -MEDIA ISTANA Puncak, Papua Tengah – Aparat keamanan bersama tenaga medis menevakuasi anak berusia 6 tahun, warga asal Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Evakuasi anak perempuan yang menjadi korban dari aksi kekerasan kelompok bersenjata dilakukan pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 11.28 hingga 11.50 WIT di Bandara Mulia, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, menggunakan pesawat Smart Aviation PK-SNA dengan tujuan Bandara Douw Aturure, Nabire.

Korban diketahui bernama Onte Walia. Korban mengalami luka pada siku tangan kanan akibat insiden kekerasan yang terjadi beberapa hari lalu. Dalam proses evakuasi, korban didampingi oleh ibunya, Irene Kogoya, serta tenaga medis Rosalia dari RSUD Mulia.

Korban direncanakan menjalani perawatan lanjutan di RSUD Nabire guna mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal. Secara analisis, kejadian ini menunjukkan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Puncak Jaya apabila tidak segera ditangani secara cepat dan tepat oleh aparat terkait

Insiden yang memilukan ini merupakan dampak dari aksi pembakaran honai (rumah adat) dan penembakan secara membabi buta oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodam III/Sinak yang dipimpin Lekagak Telenggen. Peristiwa tersebut terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Muara, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang menimbulkan korban dari kalangan masyarakat sipil.

Sebagai langkah antisipasi, aparat keamanan telah meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan situasi wilayah secara intensif. Selain itu, direkomendasikan agar pemerintah daerah bersama TNI-Polri berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh adat untuk meredam emosi masyarakat, serta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi ancaman dari kelompok OPM maupun simpatisannya.

HAMDAN ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!