31.8 C
Jakarta
BerandaInfoSlogan Seleksi Bersih Polri Dipertanyakan, GEBRAK Sulbar: Kapolda Sulbar Jangan Hanya Jualan...

Slogan Seleksi Bersih Polri Dipertanyakan, GEBRAK Sulbar: Kapolda Sulbar Jangan Hanya Jualan Narasi Normatif

MAMUJU – Lembaga Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Sulawesi Barat melontarkan kritik keras terhadap proses rekrutmen Polri di wilayah Sulbar. Meski Polri kerap menggaungkan narasi seleksi bersih dan bebas calo, GEBRAK menilai praktik di lapangan masih menyisakan celah sistemik yang rawan penyimpangan.

Ketua GEBRAK Sulbar, Idham, menegaskan bahwa peringatan berulang setiap tahun mengenai seleksi bersih justru menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap praktik gratifikasi masih menjadi ancaman nyata.

Jika sistem rekrutmen memang sudah benar-benar kedap intervensi, isu calo tidak perlu jadi peringatan berulang. Artinya, masih ada celah sistemik yang harus dibenahi, bukan sekadar imbauan normatif,” tegas Idham dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Salah satu poin krusial yang disoroti GEBRAK adalah dugaan adanya oknum anggota yang memfasilitasi hingga melatih Calon Siswa (Casis) dengan modus bimbingan belajar (bimbel) atau pelatihan khusus. Praktik ini dinilai menciptakan konflik kepentingan dan membuka ruang bagi “klaim keberhasilan” yang menyesatkan.

Logikanya begini, jika satu oknum membawa 10 Casis, hampir mustahil tidak ada yang lolos. Saat ada yang lulus, oknum tersebut mengklaim itu hasil binaannya untuk menarik peserta lain. Ini jaringan informal yang merusak profesionalitas seleksi,” ujar Idham..

Sebagai bentuk kontrol sosial, Idham memberikan ultimatum kepada pimpinan Polda Sulbar untuk segera menertibkan anggotanya yang diduga menjadi fasilitator maupun joki berkedok pelatih.

Kami memberikan peringatan tegas kepada Kapolda. Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat untuk menertibkan bimbel bimbel ilegal  tersebut, maka kami pastikan GEBRAK Sulbar akan  menggelar aksi massa mapolda sulbar,” pungkas Idham.

Bagi GEBRAK, integritas Polri dipertaruhkan dalam proses rekrutmen ini. Mereka menuntut bukti nyata, bukan sekadar slogan atau pernyataan seremonial di media massa.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!