Jakarta, Mediaistana.Com– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mulai memperkuat langkah strategis dalam pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta Yayasan Jalin Komunikasi Indonesia.

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Sekko 2, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (30/4/2026), Pertemuan dipimpin Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setko Administrasi Jakarta Utara, Agung Tjahjo Kuntodi.
Dalam pembahasan itu, Jakarta Utara didorong masuk dalam jejaring Program The Challenge Initiative (TCI) Indonesia, sebuah program global yang dikenal menghadirkan pendekatan inovatif dalam penguatan pelayanan kependudukan, keluarga berencana, dan kesehatan reproduksi di tingkat daerah.

Langkah ini dinilai penting di tengah tantangan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari pertumbuhan penduduk, kualitas kesehatan keluarga, hingga kebutuhan edukasi reproduksi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kemitraan tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Utara tidak hanya berupaya meningkatkan capaian program Keluarga Berencana (KB), tetapi juga membangun sistem pelayanan yang lebih efektif, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Agung menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan keluarga yang berkelanjutan, Menurutnya, kualitas keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di wilayah perkotaan.
Sementara itu, keterlibatan TCI Indonesia diharapkan mampu menghadirkan berbagai model pendekatan baru berbasis pengalaman global yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan Jakarta Utara.
Kerja sama ini juga diproyeksikan memperkuat edukasi kesehatan reproduksi, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perencanaan keluarga, sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berdaya saing.
Dengan terbukanya peluang masuk dalam jaringan TCI Global, Jakarta Utara dinilai memiliki kesempatan mempercepat transformasi program kependudukan melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat modern.