Probolinggo, Mediaistana.com
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan berbasis kompetensi untuk kejuruan las listrik, instalasi listrik, dan service AC. Pelatihan dimulai Senin (4/5/2026) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Probolinggo.
Pelatihan ini menjadi upaya Pemkab Probolinggo mencetak tenaga kerja siap pakai dan berdaya saing. Tujuannya, menekan angka pengangguran sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di bidang teknis.
Masing-masing kejuruan diikuti 16 peserta, sehingga total 48 orang akan dilatih selama 30 hari kerja. Pada hari ke-31, seluruh peserta wajib mengikuti uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Singosari untuk mendapatkan sertifikat nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto. Hadir pula Kepala Disnaker Saniwar, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, Kepala BLK Jumhari, serta para instruktur kejuruan.
Dalam pembukaan itu, dilakukan penyerahan sarana dan prasarana pelatihan secara simbolis. Sekda Ugas, Kepala Disnaker Saniwar, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nurhadi Wijayanto juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan peserta.
Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi ini fokus meningkatkan kualitas SDM sekaligus membuka peluang kerja. Peserta benar-benar dilatih sesuai kemampuan keahliannya. Setelah selesai, mereka ikut uji kompetensi dan dapat sertifikat nasional dari BNSP, ujarnya.
Saniwar menjelaskan, pelatihan didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Probolinggo. Ia berharap lulusan pelatihan bisa langsung terserap dunia kerja atau membuka usaha mandiri. Kalau tidak masuk perusahaan, mereka bisa berwirausaha karena sudah punya pengalaman dan sertifikat kompetensi, terangnya.
Menurut Saniwar, sejumlah perusahaan sudah melirik peserta pelatihan, terutama kejuruan listrik. Peserta yang punya sertifikat nasional pasti dicari perusahaan. Untuk listrik, sudah ada perusahaan yang siap merekrut lulusan pelatihan ini, tambahnya.
Sekda Ugas Irwanto meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan disiplin. Ikuti betul-betul dan pelajari sampai paham. Hari ini kalian anak didik yang menerima ilmu untuk menjadi calon orang sukses, pesannya.
Ugas menegaskan, keterampilan las listrik, instalasi listrik, dan service AC punya peluang besar menjadi usaha mandiri maupun profesi menjanjikan. Jangan anggap tukang las atau tukang listrik tidak bisa sukses. Banyak juragan besar lahir dari keterampilan ini karena tekun belajar dari bawah, jelasnya.
Sekda Ugas berharap pelatihan ini menjadi solusi mengurangi pengangguran di Kabupaten Probolinggo. Harapan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, kegiatan ini bisa membantu menekan pengangguran. Tetap semangat, terus belajar, dan jangan takut bertanya agar ilmu benar-benar dipahami, pungkasnya.