MEDIAISTANA.COM | Banyuwangi – Semangat kebersamaan, kepedulian, dan kekompakan masyarakat Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, kembali terlihat dalam kegiatan kerja bakti swadaya pembangunan jalan usaha tani yang menjadi akses utama aktivitas pertanian warga.

Hampir 600 warga turun langsung mengikuti kerja bakti tersebut. Dengan penuh semangat, masyarakat bahu-membahu melakukan pembangunan jalan yang sebelumnya masih berupa tanah dan bebatuan, dan kini mulai dibangun dalam proses pavingisasi demi memperlancar akses pertanian masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri melalui hasil iuran warga serta swadaya masyarakat setempat. Warga membawa berbagai peralatan kerja seperti cangkul, sekop, hingga alat pemadat sederhana untuk membantu proses pengerjaan jalan.
Sejak pagi hari, suasana gotong royong terlihat begitu kuat. Warga dari berbagai kalangan tampak kompak bekerja bersama, mulai dari membersihkan area jalan, meratakan permukaan tanah, menata dasar jalan, hingga mempersiapkan proses pemasangan paving.
Jalan usaha tani tersebut selama ini menjadi akses utama para petani menuju lahan pertanian sekaligus jalur pengangkutan hasil panen. Namun kondisi jalan yang sebelumnya masih berupa tanah dan bebatuan sering kali menyulitkan warga, terutama saat musim hujan karena licin dan sulit dilalui kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat sepakat untuk bergerak bersama melakukan pembangunan jalan secara bertahap agar akses pertanian menjadi lebih baik dan nyaman digunakan.
Salah satu warga menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil dari kekompakan dan kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan bersama.
“Dulu jalan ini masih tanah dan bebatuan sehingga cukup sulit dilalui, apalagi saat hujan. Sekarang warga sepakat melakukan pavingisasi secara swadaya dari hasil iuran masyarakat demi kelancaran aktivitas petani,” ujarnya.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Sidomulyo menjadi bukti bahwa budaya kebersamaan masih sangat kuat di tengah kehidupan pedesaan. Di tengah keterbatasan, masyarakat tetap memiliki semangat tinggi untuk membangun lingkungan secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada bantuan.
Selain memperbaiki akses pertanian, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Kekompakan yang terjalin selama proses pembangunan menunjukkan tingginya rasa solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap kepentingan bersama.
Warga berharap proses pavingisasi jalan usaha tani tersebut dapat segera selesai sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih lancar, pengangkutan hasil panen lebih mudah, dan roda perekonomian masyarakat semakin meningkat.
Kegiatan swadaya yang melibatkan hampir 600 warga tersebut menjadi contoh nyata bahwa dengan rasa peduli, kekompakan, dan semangat gotong royong, masyarakat mampu membangun fasilitas umum demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.