34 C
Jakarta
BerandaBeritaPresiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

MEDIAISTANA.COM | TUBAN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Tuban pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden menyampaikan bahwa tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman, stabil, dan berkesinambungan.

“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, kesadaran mengenai pentingnya sektor pangan semakin kuat ketika dirinya terlibat langsung dalam berbagai organisasi tani dan memahami peran vital petani serta nelayan bagi kehidupan bangsa. Presiden menilai para petani dan nelayan merupakan tulang punggung yang menyediakan kebutuhan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga membagikan pengalaman saat masih menjadi komandan pasukan tempur. Dari pengalaman tersebut, Presiden menilai pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan menyangkut kekuatan pertahanan dan keamanan negara.

“Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi,” ucap Presiden.

Presiden juga mengenang bagaimana masyarakat desa menjadi penopang perjuangan bangsa di masa perang kemerdekaan. Menurutnya, bantuan sederhana dari rakyat seperti pisang, ubi, hingga tiwul menjadi simbol kuat solidaritas dan ketahanan rakyat Indonesia dalam menghadapi masa sulit.

“Kalau saya latihan di kampung-kampung, rakyat desa, rakyat kampung keluar. Memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Walaupun mereka hidupnya sangat susah,” kenang Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan swasembada dan ketahanan pangan nasional hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh elemen bangsa. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah dan tim sektor pertanian yang terus bekerja memperkuat fondasi pangan nasional.

“Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini,” tegas Presiden.

Pernyataan tersebut mempertegas arah kebijakan pemerintah yang saat ini terus mendorong penguatan sektor pertanian, pembangunan infrastruktur logistik pangan, serta peningkatan cadangan pangan nasional sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi dan kedaulatan negara.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!