Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru berlangsung penuh semangat demokrasi dan kebersamaan di Aula Kantor Bupati Buru, Selasa (26/5). Dalam forum tersebut, Firman Masbait resmi terpilih sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru masa bakti 2026–2030.
Firman berhasil unggul dalam proses pemungutan suara yang berlangsung demokratis dengan meraih 9 suara, mengungguli tiga kandidat lainnya yakni Ismail Fua yang memperoleh 3 suara, Subhan Fatcey 3 suara, dan Fadly Alkatiri dengan 2 suara.
Terpilihnya Firman Masbait menandai lahirnya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru semakin aktif dalam gerakan dakwah, sosial, kepemudaan, serta pembangunan daerah.
Musda ke-VI tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap peran Pemuda Muhammadiyah yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Buru.
Ia berharap forum Musda tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan melahirkan gagasan-gagasan positif bagi kemajuan daerah.
“Kepemudaan harus menjadi motor perubahan dan terus hadir memberi solusi di tengah masyarakat,” ujar Ikram Umasugi dalam sambutannya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku, Samsul Sampulawa, Ketua Bidang Hikmah Pemuda Muhammadiyah Maluku, Wandrei Makasar, serta jajaran pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Buru dan para kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai kecamatan.
Suasana Musda berlangsung dinamis namun tetap penuh kekeluargaan. Para peserta berharap kepengurusan baru nantinya mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kaderisasi, serta memperluas kontribusi Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Firman Masbait menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap bersatu dan bersama-sama membesarkan organisasi.
“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah bersama untuk membawa Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru menjadi organisasi yang lebih maju, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Musda ke-VI Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru pun menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan organisasi, sekaligus mempertegas komitmen kaum muda Muhammadiyah dalam menjaga nilai dakwah, keislaman, dan pengabdian sosial di Kabupaten Buru.