Senin, 15 Juni 2026, menjadi hari yang sarat makna bagi keluarga besar Koperasi Produsen Parusa Tanila Baru (PTB). Di Desa Waihata, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, para pengurus, anggota koperasi, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga berkumpul dalam sebuah acara sukuran dan ritual adat sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan keselamatan dalam menjalankan aktivitas pertambangan rakyat di kawasan Gunung Botak.
Bagi masyarakat adat Buru, tanah bukan sekadar hamparan bumi yang dipijak. Gunung, sungai, hutan, dan seluruh isi alam adalah bagian dari warisan leluhur yang harus dijaga dengan penuh penghormatan. Karena itu, setiap langkah besar yang menyangkut pemanfaatan sumber daya alam selalu diawali dengan doa, penghormatan adat, dan permohonan restu kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta penghargaan kepada para leluhur yang telah mewariskan tanah adat tersebut.
Ritual yang digelar bukanlah bentuk pemujaan kepada leluhur, melainkan simbol penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai adat, dan pesan-pesan kebijaksanaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sebuah pengingat bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat dan besarnya modal, tetapi juga oleh kesadaran untuk menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Ketua Koperasi Produsen Parusa Tanila Baru (PTB), Ruslan Arif Soamole, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kehadiran koperasi di wilayah pertambangan rakyat harus menjadi jalan bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus contoh dalam menjalankan aktivitas pertambangan yang tertib, legal, aman, dan menghormati adat istiadat setempat.
Di tengah harapan besar masyarakat terhadap pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Gunung Botak, sukuran adat ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama bahwa kekayaan alam tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan sumber keberkahan yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buru.
Asap dupa adat yang membumbung ke langit, lantunan doa yang mengalun khidmat, dan kebersamaan yang terjalin di antara warga menjadi simbol harapan bahwa setiap langkah yang ditempuh akan mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, dijauhkan dari marabahaya, konflik, dan musibah, serta diberkahi dengan hasil yang baik dan bermanfaat.
Sebab pada akhirnya, emas yang paling berharga bukanlah yang tersimpan di dalam perut bumi, melainkan keselamatan manusia, persatuan masyarakat, dan keberlanjutan warisan alam yang kelak akan diwariskan kepada generasi mendatang.
Doa Sukuran dan Keselamatan Kerja Koperasi Produsen PTB
Bismillahirrahmanirrahim
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Pada hari yang penuh syukur ini, kami berkumpul di Desa Waihata, di tanah yang Engkau anugerahkan kepada masyarakat Kabupaten Buru. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon ridha dan perlindungan-Mu atas setiap ikhtiar yang kami lakukan.
Ya Allah, Limpahkanlah keselamatan kepada seluruh pengurus dan anggota Koperasi Produsen Parusa Tanila Baru (PTB), kepada para pekerja, masyarakat adat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas pertambangan rakyat di Gunung Botak.
Jauhkanlah kami dari kecelakaan, perselisihan, keserakahan, dan segala perbuatan yang dapat merusak alam maupun merugikan sesama manusia.
Ya Allah, Jadikanlah kekayaan alam yang Engkau titipkan ini sebagai sumber keberkahan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi masyarakat, bukan sumber bencana dan perpecahan.
Kami mengenang jasa para leluhur yang telah menjaga tanah ini sebelum kami. Semoga nilai-nilai kebijaksanaan, persaudaraan, dan tanggung jawab yang mereka wariskan tetap hidup dalam hati kami sebagai pedoman dalam menjaga alam dan kehidupan.
Berikanlah kepada kami kekuatan untuk bekerja dengan jujur, amanah, dan penuh tanggung jawab. Bimbinglah setiap langkah kami agar selalu berada di jalan yang Engkau ridhai.
Ya Allah, Berkahilah negeri Buru, berkahilah masyarakatnya, berkahilah para pemimpinnya, dan berkahilah seluruh ikhtiar yang dilakukan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan rakyat.
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina adzabanar