Kabar Gembira Warga Bogor! Tol Bocimi Dipastikan Lanjut ke Bandung, Nilai Proyek Rp7,7 Triliun

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat || Mediaistana.com
Pembangunan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) dipastikan tidak berhenti di wilayah Sukabumi. Pemerintah menyiapkan kelanjutan pembangunan jalan tol tersebut hingga menembus kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, melalui Cianjur dan Ciranjang. Senin,10/08/2026.

Proyek lanjutan Tol Bocimi tersebut menjadi bagian dari rencana pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang dengan total panjang sekitar 115 kilometer dan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp7,7 triliun.

Kepastian keberlanjutan proyek ini semakin kuat setelah ruas tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, yang merupakan perubahan kedelapan atas daftar PSN.

Dengan masuknya proyek ke dalam PSN, pembangunan konektivitas dari Bogor, Ciawi, Sukabumi, Cianjur hingga Padalarang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah.

Dari Sukabumi Menuju Cianjur dan Padalarang

Saat ini Tol Bocimi memiliki empat seksi. Seksi 1 Ciawi–Cigombong sepanjang 15,3 kilometer dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak sepanjang 11,9 kilometer telah beroperasi.

Sementara Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang sekitar 13,7 kilometer masih dalam tahap pembangunan. Adapun Seksi 4 Sukabumi Barat–Sukabumi Timur sepanjang sekitar 13,05 kilometer masih berada dalam tahap persiapan.

Setelah itu, pembangunan akan diteruskan dari kawasan Sukabumi menuju Ciranjang di Kabupaten Cianjur, kemudian berlanjut ke Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Rencana tersebut membuat Tol Bocimi nantinya tidak sekadar menjadi akses menuju Sukabumi, tetapi menjadi salah satu jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor dan Sukabumi dengan wilayah Bandung Barat.

Untuk ruas Sukabumi–Ciranjang–Padalarang sendiri, rencana yang telah disiapkan memiliki panjang sekitar 56,6 kilometer. Ruas tersebut terbagi menjadi Seksi 1 Sukabumi–Ciranjang sepanjang 28,8 kilometer dan Seksi 2 Ciranjang–Padalarang sepanjang 27,8 kilometer.

Bakal Pangkas Waktu Tempuh dan Buka Akses Ekonomi

Terhubungnya Tol Bocimi hingga Padalarang diproyeksikan memberikan dampak besar terhadap konektivitas antarwilayah di Jawa Barat.

Jalur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka akses ekonomi baru di wilayah Sukabumi, Cianjur hingga Bandung Barat.

Tidak hanya itu, kehadiran tol juga berpotensi mendorong pertumbuhan kawasan baru di sepanjang koridor jalan tol, termasuk sektor industri, perdagangan, pariwisata dan properti.

Jika seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, konektivitas Bogor–Sukabumi–Cianjur–Padalarang akan menjadi salah satu jaringan infrastruktur penting yang memperkuat hubungan kawasan selatan Jawa Barat dengan pusat pertumbuhan ekonomi Bandung.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!